Sekolah Swasta Juga Kembangkan RSBI

Kompas.com - 20/03/2012, 14:04 WIB
|
EditorRobert Adhi Ksp

JAKARTA, KOMPAS.com - Sekolah-sekolah swasta juga dikembangkan menjadi rintisan sekolah bertaraf internasional (RSBI). Program internasionalisasi pendidikan di sekolah swasta ini dinamakan RSBI mandiri.

"Sekolah tidak dapat bantuan dari pemerintah. Sekolah mencari dana sendiri dari orang tua atau wali siswa," kata Suprapto, Kepala SMP Muhamadiyah 2 Yogyakarta, yang hadir sebagai saksi ahli dari pemerintah dalam sidang soal Kebijakan RSBI/SBI di Mahkamah Konstitusi, Jakarta, Selasa (20/3/2012).

Suprapto mengatakan sekolahnya tertarik mengembangkan RSBI karena ingin memberikan pilihan bagi siswa untuk mendapat pendidikan yang berdaya saing di tingkat nasional dan internasional. Di sekolah ini, RSBI belum diterapkan di semua sekolah, tetapi sistem per kelas.

Ketika penerimaan siswa baru usai, sekolah menawarkan kelas RSBI kepada siswa yang dinilai memenuhi syarat akademis dan nonakademis. Siswa harus punya nilai rata-rata minima 7,00 dan kesanggupan orang tua membiayai.

Menurut Suprapto, sekolah yang ikut RSBI mandiri tidak mendapat bantuan dana apapun dari pemerintah. Namun, kesempatan pelatihan saja yang diberikan pemerintah.

Siswa RSBI membayar SPP lebih mahal yakni Rp 250.000 per bulan, sedangkan siswa reguler Rp 200.000. Pengeluaran bisa bertambah besar ketika siswa harus berkunjung ke luar negeri untuk acara pertukaran pelajar, antara lain ke Malaysia dan Australia.

"Dalam pikiran saya sederhana saja kenapa memilih RSBI mandiri. Kami mau anak-anak dari sekolah kami bisa sukses di skala lokal hingga nasional," kata Suprapto. 

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.