Guru Diharapkan Lebih Inovatif dalam Mengajar

Kompas.com - 21/03/2012, 12:31 WIB
|
EditorLusia Kus Anna

JAKARTA, KOMPAS.com - Sekretaris Jenderal Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU), Marsudi Suud mengatakan, upaya meningkatkan mutu pendidikan nasional terancam gagal. Pasalnya banyak tenaga pendidik yang enggan melakukan inovasi pada metode pembelajaran dan menguasai teknologi pendidikan.

"Banyak guru yang kurang memahami cara berinovasi, itulah mengapa rencana pemerintah meningkatkan mutu pendidikan terancam gagal," kata Marsudi Suud dalam diskusi pendidikan bertajuk "Peningkatan Mutu Pendidikan Melalui Inovasi Teknologi Pendidikan, di gedung PBNU, Jakarta, Rabu (21/3/2012).

Ia menjelaskan, rendahnya pemahaman guru akan pentingnya inovasi pendidikan akhirnya melahirkan metode pembelajaran yang konvensional. Metode pembelajaran itu, dinilainya terlalu monoton, tidak kreatif dan tidak sesuai dengan perkembangan jaman.

Salah satu contohnya, kata dia, dapat terlihat dari pelaksanaan Ujian Nasional (UN). Sejumlah daerah, khususnya daerah marjinal belum mampu menghasilkan nilai UN yang baik dan kredibel.

"Kalau cara belajar mengajarnya monoton, siswa jadi ngantuk. Guru juga ikut-kutan ngantuk," ujarnya.

Padahal, dia melanjutkan, sejarah telah mencatat jika metode pembelajaran seperti story telling (bercerita), penggunaan alat peraga dan metode pelajaran lain yang sejenis dapat memberikan hasil yang jauh lebih efektif. Termasuk dalam meningkatkan mutu pendidikan itu sendiri.

"Dalam sejarah, Rasul sebagai living legend of education itu banyak menjelaskan tentang bagaimana menciptakan pembelajaran yang baik. Guru harus bisa bercerita. Jika diperlukan, maka alat peraga menjadi wajib," pungkasnya.

 

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



27th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Verifikasi akun KG Media ID
Verifikasi akun KG Media ID

Periksa kembali dan lengkapi data dirimu.

Data dirimu akan digunakan untuk verifikasi akun ketika kamu membutuhkan bantuan atau ketika ditemukan aktivitas tidak biasa pada akunmu.

Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.