Ternyata..."Masterplan" UI Depok Sudah Direvisi Dua Kali!

Kompas.com - 29/03/2012, 15:41 WIB
|
EditorLatief

DEPOK, KOMPAS.com - Tak mengherankan, jika Universitas Indonesia (UI) berkali-kali membantah pembangunan driving range di wilayah kampusnya dilakukan secara diam-diam dengan membabat hutan UI. UI merasa telah rencana areal latihan golf tersebut ke dalam masterplan yang sudah direvisinya dua kali sejak diterbitkan pada 1987. 

Juru bicara UI, Siane Indriani menegaskan, pembangunan driving range telah masuk dalam Integrated Faculty Club (IFC) pada masterplan pembangunan UI. Ia menjelaskan, masterplan pembangunan UI telah ada sejak 1987, dan disusun langsung oleh Tim Penataan Lingkungan Kampus (TPLK) yang diketuai oleh Prof. Ir Gunawan Tjahjono. Dalam masterplan 1987 itu, kampus UI Depok terdiri dari 7 fakultas, fasilitas pusat, dan fasilitas kegiatan mahasiswa.

"Kami tidak pernah diam-diam, semua ada dalam masterplan," kata Kepala Kantor Komunikasi UI Siane Indriani dalam jumpa pers di Kampus UI, Depok, Kamis (29/3/2012) siang.

Ia melanjutkan, perkembangan kehidupan kampus UI memaksa masterplan 1987 direvisi pada 1997. Pada isi masterplan 1997 itu ditambahkan pembangunan dan perluasan beberapa fakultas, pusat studi, serta asrama mahasiswa. Terakhir, masterplan tersebut kembali direvisi pada 2008. Revisi kali ini dilatarbelakangi pembangunan jalan tol Cinere-Jagorawi (Cijago) yang akan memakai lahan UI seluas 7,5 hektare.

Siane mengatakan, dengan mengusung visi world class university, entreprising, eco-sustainable dan integrasi, komposisi tata kelola UI terdiri dari beberapa klasifikasi. Yakni, areal pendidikan, komersialisasi, hunian, rekreasi, lahan resapan, dan lahan olahraga.

"Masterplan ini terus dipantau oleh Kementerian Pendidikan (Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan). Apakah sesuai masterplan termasuk yang direvisi, itu hasil dari evaluasi dan dilakukan penyempurnaan," ujarnya.

Sementara untuk IFC, dengan luas lahan mencapai 6.707 meter persegi, areal ini dilengkapi berbagai fasilitas penunjang kegiatan akademik, seperti ruangan seminar multimedia, maupun fasilitas auditorium. Selain itu, IFC juga memiliki fasilitas olahraga lapangan tenis, driving range, lapangan futsal, dan kolam renang kelas olimpiade untuk persiapan menjadi tuan rumah olimpiade antar universitas tingkat Asia, yang selanjutnya dapat dimanfaatkan untuk kegiatan olahraga mahasiswa.

"Ini termasuk kawasan wisata. Tapi, kita tetap memiliki batasan. Hutan hijau tetap dipertahankan, sebagai lokasi water zone wilayah Jakarta," pungkasnya.

Sebelumnya diberitakan di Kompas.com (Baca: Wah...Diam-diam Hutan UI Dibabat untuk "Driving Range"!), beberapa bagian di areal hutan Universitas Indonesia (UI) ternyata telah ditebang habis. Berdasarkan pengamatan langsung beberapa rekan pehobi sepeda di areal tersebut, Sabtu (17/3/2012) lalu, peruntukkan pembabatan hutan itu direncanakan untuk pembangunan driving range atau area berlatih untuk pegolf amatir.

Namun demikian, pihak UI membantah pembangunan driving range di hutan Kampus UI, Depok, itu dilakukan secara diam-diam (Juru Bicara UI: "Kami Tidak Pernah Diam-diam"). Pihak UI menegaskan, pembangunan area latihan golf tersebut telah masuk dalam masterplan UI menuju world class university (Baca: Juru Bicara UI: "Driving Range" Ada dalam "Masterplan"!).



Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
Close Ads X