"Judicial Review" Digelar, Pemerintah Kerahkan Ahli

Kompas.com - 11/04/2012, 14:52 WIB
|
EditorLatief

JAKARTA, KOMPAS.com - Sidang judicial review Rintisan Sekolah Bertaraf Internasional (RSBI) kembali digelar, Rabu (11/4/2012), di Mahkamah Konstitusi (MK), Jakarta. Rencananya, sidang hari ini akan mendengarkan keterangan saksi ahli dari Pemerintah terkait penyelenggaraan RSBI.

Berbeda dari persidangan sebelumnya, perwakilan Pemerintah hari ini terlihat lebih komplet. Selain menghadirkan Direktur Jenderal Pendidikan Dasar (Dirjen Dikdas), Suyanto, Pemerintah juga memboyong Dirjen Pendidikan Menengah (Dikmen), Hamid Muhammad, Direktur Pembinaan SD, Ibrahim Bafadal, serta Direktur Pemdinaan SMP, Didik Suhardi, dan lainnya.

Selain dihadiri oleh pejabat eselon I dan II Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemdikbud), beberapa saksi ahli juga telah disiapkan oleh Pemerintah untuk memberikan paparan dalam persidangan. Beberapa saksi ahli yang dibawa itu terdiri dari guru, dosen, dan para pakar hukum.

Sampai berita ini diturunkan, persidangan baru akan berlangsung. Dipimpin oleh Mahfud MD, sidang hari ini juga tampak dipenuhi perwakilan dari masyarakat, LSM, dan lainnya.

Seperti diberitakan, eksistensi keberadaan RSBI terus menuai perdebatan. Beberapa waktu lalu, Koalisi Anti Komersialisasi Pendidikan (KAKP) meminta MK untuk melakukan judicial review terhadap UU Sisdiknas. Permohonan tersebut dilandasi alasan mereka yang menilai satuan RSBI bertentangan dengan semangat dan kewajiban negara untuk mencerdaskan kehidupan bangsa dan dualisme sistem pendidikan di Indonesia.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.