SNMPTN 2012 Tampung 120.000 Mahasiswa - Kompas.com

SNMPTN 2012 Tampung 120.000 Mahasiswa

Kompas.com - 10/05/2012, 03:06 WIB

JAKARTA, KOMPAS.com - Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan akhirnya menetapkan kuota penerimaan mahasiswa baru di seluruh perguruan tinggi negeri tahun ini sebanyak 120.000 kursi. Calon mahasiswa yang diterima akan ditentukan melalui jalur undangan dan setelah mengikuti ujian Seleksi Nasional Masuk Perguruan Tinggi Negeri (SNMPTN) yang akan digelar secara serentak pada 12-13 Juni 2012.

Ketua Panitia SNMPTN 2012, Akhmaloka, mengatakan bahwa kuota 120.000 kursi penerimaan di seluruh PTN meningkat dari tahun sebelumnya yang hanya mencapai 118.233 kursi. "Semua ditentukan setelah ujian SNMPTN. Kenaikan kuota ini karena ada PTN baru dan beberapa PTN yang membuka program studi baru," kata Akhmaloka, Rabu (9/5/2012) di Gedung Kemendikbud, Jakarta.

Rektor ITB ini mengatakan, biaya SNMPTN jalur ujian tulis tahun ini ditetapkan sebesar Rp 150.000 untuk peserta kelompok IPS atau IPA. Adapun untuk peserta kelompok IPC (IPA dan IPS), biayanya sebesar Rp 175.000.

Bagi peserta yang memilih program studi dengan syarat mengikuti ujian keterampilan, selain membayar biaya ujian di atas, juga diwajibkan membayar biaya ujian keterampilan. "Biaya untuk setiap jenis keterampilan sebesar Rp 150.000 per calon peserta," ujar Akhmaloka.

Sebagai informasi, pendaftaran SNMPTN jalur ujian tulis dilakukan secara online melalui laman ujian.snmptn.ac.id. Seluruh hasilnya akan diumumkan pada Juli mendatang.


Ikuti perkembangan berita ini dalam topik:
    EditorLaksono Hari W

    Terkini Lainnya

    Peti Matinya Dihancurkan, Lansia di China Dapat Kompensasi Rp 2 Juta

    Peti Matinya Dihancurkan, Lansia di China Dapat Kompensasi Rp 2 Juta

    Internasional
    Mulai Tahun Ini, Calon Jemaah Haji yang Meninggal Dunia Bisa Digantikan Keluarganya

    Mulai Tahun Ini, Calon Jemaah Haji yang Meninggal Dunia Bisa Digantikan Keluarganya

    Nasional
    Kepada Sudirman, Ganjar Minta Diajari Buka 5 Juta Lapangan Kerja dalam 5 Tahun

    Kepada Sudirman, Ganjar Minta Diajari Buka 5 Juta Lapangan Kerja dalam 5 Tahun

    Regional
    Partai Hijau di Australia Desak Legalisasi Ganja

    Partai Hijau di Australia Desak Legalisasi Ganja

    Internasional
    Kekuatan Jokowi Untuk Pilpres 2019 Dianggap Lebih Besar Daripada 2014

    Kekuatan Jokowi Untuk Pilpres 2019 Dianggap Lebih Besar Daripada 2014

    Nasional
    Kasus Korupsi Berlian Rp 208 Triliun, Parlemen Zimbabwe Panggil Mugabe

    Kasus Korupsi Berlian Rp 208 Triliun, Parlemen Zimbabwe Panggil Mugabe

    Internasional
    Tertimpa Boneka Beruang saat Tidur, Bayi 18 Bulan Meninggal

    Tertimpa Boneka Beruang saat Tidur, Bayi 18 Bulan Meninggal

    Internasional
    Politisi PDI-P Sebut Jokowi dan Prabowo Bisa Bersatu, Asalkan...

    Politisi PDI-P Sebut Jokowi dan Prabowo Bisa Bersatu, Asalkan...

    Nasional
    Ida Fauziyah Sebut Perempuan Paling Banyak Terdampak Kemiskinan di Jateng

    Ida Fauziyah Sebut Perempuan Paling Banyak Terdampak Kemiskinan di Jateng

    Regional
    Para Perempuan Pengelola Sampah untuk Selamatkan Bumi

    Para Perempuan Pengelola Sampah untuk Selamatkan Bumi

    Regional
    Sandiaga Bantah Bahas Bersatunya Jokowi-Prabowo Saat Bertemu Ketum PPP

    Sandiaga Bantah Bahas Bersatunya Jokowi-Prabowo Saat Bertemu Ketum PPP

    Nasional
    Berteduh di Pos Ronda, Warga Sukabumi Diduga Tewas Tersambar Petir

    Berteduh di Pos Ronda, Warga Sukabumi Diduga Tewas Tersambar Petir

    Regional
    Kota di AS Larang Polisinya Berlatih dengan Militer Israel

    Kota di AS Larang Polisinya Berlatih dengan Militer Israel

    Internasional
    Dilarang ke Pesta Ultah Teman, Gadis 14 Tahun Lompat dari Lantai 15

    Dilarang ke Pesta Ultah Teman, Gadis 14 Tahun Lompat dari Lantai 15

    Internasional
    Ganjar Tepis Anggapan soal Keterlambatan Pengadaan E-KTP di Jateng

    Ganjar Tepis Anggapan soal Keterlambatan Pengadaan E-KTP di Jateng

    Regional
    Close Ads X