Pendaftaran secara "Online" Dianggap Transparan - Kompas.com

Pendaftaran secara "Online" Dianggap Transparan

Kompas.com - 22/05/2012, 15:40 WIB

SURABAYA, KOMPAS.com - Dinas Pendidikan Kota Surabaya memanfaatkan sistem online pada Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB). Melalui alamat website www.ppdbsurabaya.net, masyarakat dapat mengakses informasi peluang pendaftaran dan persaingan masuk di semua jenjang pendidikan secara transparan dan bebas siswa ''titipan''.

Selain menjunjung tinggi prinsip transparansi, menurut Kepala Dinas Pendidikan Kota Surabaya, Ikhsan, sistem online juga sesuai dengan nilai-nilai efektivitas dan efisiensi.

''Pendaftar tidak perlu mendatangi masing-masing sekolah, hanya perlu mencari jaringan internet kapan saja,'' katanya, Selasa (22/5/2012).

Bagi sebagian warga yang belum terbiasa dengan penggunaan internet, sistem tersebut memang masih menjadi kendala, karena itu pihaknya berupaya menyederhanakan cara pendaftaran, memberi kesempatan untuk mencoba atau latihan pendaftaran sebanyak 4 kali, dan menyediakan tenaga pembantu pendaftaran.

''Tenaga-tenaga tersebut disiagakan di mobil keliling yang disebar di tempat-tempat umum dan sekolah,'' ujarnya.

Dalam pendaftaran tahun ajaran 2012-2013 kali ini yang dipakai adalah nilai murni UN sebagai syarat utama untuk masuk. Pendaftaran secara online dibuka sejak Senin (21/5/2012) kemarin.

Sementara itu, jadwal PPDB RSBI online, bagi pendaftaran RSBI luar kota untuk SMP dan SMA atau SMK dibuka mulai 23-25 Juni, dan diumumkan pada 1 Juli 2012.

Sama dengan tahun ajaran sebelumnya, Dinas Pendidikan Surabaya menetapkan 1 persen kuota untuk peserta didik dari luar kota Surabaya, 5 persen untuk keluarga tidak mampu.

Tahun ini jumlah lulusan dari SD/ SDLB/MI/SMP/SMPLB/MTs di Surabaya mencapai sekitar 80.000 calon siswa. Sistem penerimaan siswa baru secara online ini diterapkan Kota Surabaya sejak 2003 lalu untuk mencegah praktik ''siswa titipan'' yang biasa dilakukan oleh pejabat dan masyarakat menengah ke atas.


EditorLusia Kus Anna

Terkini Lainnya

5 Fakta Kebakaran Mobil di Bandara Juanda, Diduga Korsleting Charger HP hingga Pengakuan Pemilik

5 Fakta Kebakaran Mobil di Bandara Juanda, Diduga Korsleting Charger HP hingga Pengakuan Pemilik

Regional
Puting Beliung Rusak Ratusan Rumah di Bandung Barat, Ini Penjelasan BMKG

Puting Beliung Rusak Ratusan Rumah di Bandung Barat, Ini Penjelasan BMKG

Regional
Pelaku Pembunuhan Dufi Bawa Ponsel dan Kartu ATM Korban

Pelaku Pembunuhan Dufi Bawa Ponsel dan Kartu ATM Korban

Megapolitan
Pelaku Pembunuhan Dufi Ditangkap di Bantargebang

Pelaku Pembunuhan Dufi Ditangkap di Bantargebang

Megapolitan
Surya Paloh Nilai Pileg dan Pilpres Sama-sama Penting

Surya Paloh Nilai Pileg dan Pilpres Sama-sama Penting

Nasional
Setelah Membunuh CLP, Dua Pelaku Berupaya Melarikan Diri ke Jambi

Setelah Membunuh CLP, Dua Pelaku Berupaya Melarikan Diri ke Jambi

Megapolitan
Surya Paloh: Tidak Salah Target Masuk 3 Besar di Pemilu 2019

Surya Paloh: Tidak Salah Target Masuk 3 Besar di Pemilu 2019

Nasional
Perludem: Penyandang Disabilitas Mental Harus Diberi Hak Pilih dalam Pemilu

Perludem: Penyandang Disabilitas Mental Harus Diberi Hak Pilih dalam Pemilu

Nasional
BIN: 7 Perguruan Tinggi Negeri Terpapar Paham Radikal

BIN: 7 Perguruan Tinggi Negeri Terpapar Paham Radikal

Nasional
BIN Bantah Suap Ormas Demi Bungkam Kritik terhadap Pemerintah

BIN Bantah Suap Ormas Demi Bungkam Kritik terhadap Pemerintah

Nasional
186 Rumah Rusak Diterjang Puting Beliung di Bandung Barat

186 Rumah Rusak Diterjang Puting Beliung di Bandung Barat

Regional
Terdapat Bekas Luka Pukulan di Kepala Perempuan yang Tewas di Indekos Mampang

Terdapat Bekas Luka Pukulan di Kepala Perempuan yang Tewas di Indekos Mampang

Megapolitan
Dua Terduga Pelaku Bertamu ke Indekos CLP Sebelum Ditemukan Tewas di Mampang

Dua Terduga Pelaku Bertamu ke Indekos CLP Sebelum Ditemukan Tewas di Mampang

Megapolitan
Terkait Kelompok Radikal, Kasus Penyerangan Pos Lantas Lamongan Dilimpahkan ke Densus 88

Terkait Kelompok Radikal, Kasus Penyerangan Pos Lantas Lamongan Dilimpahkan ke Densus 88

Regional
5 Fakta Buaya Terkam Bocah di Riau, Diserang di Depan Rumah hingga Peringatan BBKSDA

5 Fakta Buaya Terkam Bocah di Riau, Diserang di Depan Rumah hingga Peringatan BBKSDA

Regional

Close Ads X