Kompas.com - 25/05/2012, 14:25 WIB
|
EditorLusia Kus Anna

JAKARTA, KOMPAS.com — Tingginya angka kegagalan siswa SMA pada mata pelajaran Bahasa Indonesia ditengarai terjadi karena adanya pergeseran nilai di kalangan generasi muda. Bahasa Indonesia kini dianggap sebagai mata pelajaran yang tidak penting dibandingkan bahasa asing.

"Jelas ada pergeseran nilai, dan kini anak-anak yang menjadi korban," kata Abdul Chaer, dosen Bahasa Indonesia dari Universitas Negeri Jakarta. 

Ia menilai, saat ini para siswa lebih mementingkan menguasai bahasa Inggris ketimbang bahasa negaranya sendiri. "Entah karena gengsi atau apa, tapi saat ini fenomena itulah yang terjadi," ungkapnya.

Padahal, menurut Abdul, sesulit apa pun, seharusnya seluruh siswa menguasai bahasa resmi negaranya. Karena itu, menanggapi banyaknya siswa yang tidak lulus mata pelajaran Bahasa Indonesia, ia mengatakan, semua pihak ikut bertanggung jawab untuk membangkitkan kembali kecintaan mereka pada bahasa Indonesia.

Selain karena pergeseran nilai, ia menduga angka kelulusan yang rendah itu akibat materi ujian yang sulit. "Bisa jadi karena soalnya yang terlalu sulit karena berbeda dengan apa yang diajarkan. Yang pasti ini harus jadi keprihatinan kita semua," tandasnya.

Data Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemdikbud) menyebutkan, mayoritas kegagalan siswa SMA pada ujian nasional tahun ini ada pada ujian Bahasa Indonesia dan Matematika. Ironisnya, mereka adalah para siswa di sekolah-sekolah wilayah perkotaan, seperti ibu kota provinsi atau ibu kota kabupaten/kota.

Dari 1.524.704 siswa peserta UN jenjang SMA, sebanyak 7.579 siswa dinyatakan tidak lulus. Untuk SMK, 2.925 siswa tidak lulus dari 1.039.403 siswa peserta UN. Adapun untuk pengumuman resminya akan diumumkan secara serentak pada Sabtu (26/5/212) besok.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Baca tentang


    26th

    Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

    Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

    Syarat & Ketentuan
    Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
    Laporkan Komentar
    Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
    komentar di artikel lainnya
    Close Ads X
    Lengkapi Profil
    Lengkapi Profil

    Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.