Pendaftar SNMPTN di Malang Capai 18.596 Peserta - Kompas.com

Pendaftar SNMPTN di Malang Capai 18.596 Peserta

Kompas.com - 30/05/2012, 13:43 WIB

MALANG, KOMPAS.com — Menjelang penutupan pendaftaran seleksi nasional masuk perguruan tinggi negeri atau SNMPTN pada 31 Mei 2012, pendaftar di Kota Malang, Jawa Timur, sudah mencapai 18.596 peserta. Pendaftar mulai membeludak sejak pengumuman kelulusan ujian nasional.

Menurut Muhammad Yahya dari Humas Panitial Lokal (Panlok) SNMPTN, Rabu (30/5/12), karena sudah mengetahui lulus UN, para pendaftar langsung mendaftar.  Hingga Selasa (29/5/2012) , pendaftar jurusan IPA yang masuk ke panitia sebanyak 7.319 pendaftar, IPS 7.254, dan IPC 4023 pendaftar. "Total keseluruhan pendaftar ada 18.596 pendaftar. Jumlah itu belum termasuk untuk hari ini," katanya.

Sementara itu, untuk pendaftar SNMPTN melalui program Bidik Misi,  jurusan IPA sebanyak 1.493,  IPS 1.395, dan IPC 543. Total keseluruhan ada 3.431 pendaftar. Adapun tes SNMPTN  akan dilakukan pada  17 Juni 2012 mendatang.

"Saat ini, yang harus diketahui pendaftar agar sukses mengikuti tes SNMPTN pertama adalah harus tahu lokasi tes. Pasalnya, melihat pelaksanaan tes pada tahun lalu, ratusan peserta tes  tak tahu ruangannya yang berlangsung di beberapa kampus di Malang," katanya.

Selain itu, Yahya juga mengingatkan kepada peserta pentingnya membawa kelengkapan  tes, seperti kartu peserta. "Kalau kartu peserta tidak dibawa atau belum di-print,  panitia akan menolaknya," ujarnya.

Semua peserta tes juga harus membawa surat keterangan hasil ujian nasional (SKHUN) dari sekolah. "Kalau SKHUN tidak dibawa, panitia akan menolaknya juga. Karena SKHUN itu sebagai bukti kelulusan UN dan berhak melanjutkan kuliah ke perguruan tinggi," katanya.


Ikuti perkembangan berita ini dalam topik:
    EditorLusia Kus Anna

    Terkini Lainnya

    Revisi Perda Larangan Becak Dinilai Perlu Didorong Dibanding Gugat ke MA

    Revisi Perda Larangan Becak Dinilai Perlu Didorong Dibanding Gugat ke MA

    Megapolitan
    Polri Pertanyakan Tersebarnya Video Kepala Korps Brimob sebagai Kapolda Metro Jaya

    Polri Pertanyakan Tersebarnya Video Kepala Korps Brimob sebagai Kapolda Metro Jaya

    Megapolitan
    Sanksi untuk Pejabat Pemkot Bekasi Diberikan Setelah Sidang Majelis Kode Etik

    Sanksi untuk Pejabat Pemkot Bekasi Diberikan Setelah Sidang Majelis Kode Etik

    Megapolitan
    Golput Bentuk Kekecewaan Publik, Parpol Didesak Berubah

    Golput Bentuk Kekecewaan Publik, Parpol Didesak Berubah

    Nasional
    Anak Malas Belajar? Coba 5 Tips Ini untuk Membuat Rajin

    Anak Malas Belajar? Coba 5 Tips Ini untuk Membuat Rajin

    Edukasi
    Sambut Obor Asian Games, Ada Gelaran Budaya di Taman Fatahillah

    Sambut Obor Asian Games, Ada Gelaran Budaya di Taman Fatahillah

    Megapolitan
    Putin akan Hadiri Pernikahan Menteri Luar Negeri Austria

    Putin akan Hadiri Pernikahan Menteri Luar Negeri Austria

    Internasional
    Biografi Tokoh Dunia: Enzo Ferrari, Pendiri Mobil Mewah Ferrari

    Biografi Tokoh Dunia: Enzo Ferrari, Pendiri Mobil Mewah Ferrari

    Internasional
    Lantik Rektor, Binus Ajak Mahasiswa Memiliki Daya Saing

    Lantik Rektor, Binus Ajak Mahasiswa Memiliki Daya Saing

    Edukasi
    Pembangunan Jalur Dwi Ganda dari Stasiun Manggarai Selesai Tahun 2020

    Pembangunan Jalur Dwi Ganda dari Stasiun Manggarai Selesai Tahun 2020

    Megapolitan
    Diperiksa 9,5 Jam, Idrus Marham Ingin Urusan soal PLTU Riau-1 Tuntas

    Diperiksa 9,5 Jam, Idrus Marham Ingin Urusan soal PLTU Riau-1 Tuntas

    Nasional
    Ibu Korban Pembunuhan di Jalan Ciherang Minta Pelaku Dihukum Seberat-beratnya

    Ibu Korban Pembunuhan di Jalan Ciherang Minta Pelaku Dihukum Seberat-beratnya

    Megapolitan
    Ditinggal Pemiliknya, Seekor Angsa Jantan 'Diadopsi' Kampus di China

    Ditinggal Pemiliknya, Seekor Angsa Jantan "Diadopsi" Kampus di China

    Internasional
    Ombudsman Minta Pj Wali Kota Bekasi Beri Sanksi ke Inspektorat, Kepala BKKPD, dan Kabag Humas  Bekasi

    Ombudsman Minta Pj Wali Kota Bekasi Beri Sanksi ke Inspektorat, Kepala BKKPD, dan Kabag Humas Bekasi

    Megapolitan
    Ramai-ramai Wartawan Maju sebagai Caleg Partai Nasdem

    Ramai-ramai Wartawan Maju sebagai Caleg Partai Nasdem

    Nasional
    Close Ads X