Kompas.com - 08/06/2012, 19:51 WIB
|
EditorLusia Kus Anna

JAKARTA, KOMPAS.com - Menteri Pendidikan dan Kebudayaan (Mendikbud) Mohammad Nuh menilai berlarut-larutnya masalah di Universitas Indonesia (UI) lantaran banyak ditumpangi kepentingan. Menurutnya, sejumlah pihak memanfaatkan situasi menyusul akan digelarnya pemilihan rektor pada Agustus mendatang.

"UI kebanyakan penumpang, dengan banyak kepentingan. Hati-hati antara menyelesaikan masalah dengan pembentukan opini," kata Nuh, Jumat (8/6/2012), di gedung Kemdikbud, Jakarta.

Diungkapkan Nuh, saat ini masalah UI semakin ditarik keluar. Melibatkan Badan Pemeriksa Keuangan (BPK), Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), dan aktivis yang notabene datang dari internal, dan 'menggoyang' ketenangan kampus seperti Gerakan Save UI dan UI Bersih. Padahal, menurutnya sebagai sebuah institusi harusnya UI bisa menyelesaikan masalah secara internal dan kekeluargaan sehingga tidak "gaduh" dan mengganggu suasana akademis di kampus tersebut.

"Sebagai institusi, selesaikan itu dari dalam. Jangan ditarik keluar, dosen pun ikut-kutan," ucapnya.

Seperti diberitakan, beberapa hari lalu Gerakan UI Bersih mendatangi KPK. Mereka mendesak KPK untuk memprioritaskan penyelidikan dugaan korupsi yang terjadi di UI. Pada kesempatan itu, mereka juga membawa serta seorang saksi yang membeberkan adanya 11 tandatangan palsu pada proyek pembangunan perpustakaan pusat UI. Nilai kerugiannya, sekitar Rp 21 miliar. Dugaan korupsi semakin terang benderang. Karena berdasarkan analisa Labfor Mabes Polri, KPK memastikan jika 11 tandatangan itu benar-benar palsu. Berdasarkan informasi yang dihimpun Kompas.com, dugaan korupsi di UI mencapai Rp 400 miliar.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



27th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Verifikasi akun KG Media ID
Verifikasi akun KG Media ID

Periksa kembali dan lengkapi data dirimu.

Data dirimu akan digunakan untuk verifikasi akun ketika kamu membutuhkan bantuan atau ketika ditemukan aktivitas tidak biasa pada akunmu.

Bagikan artikel ini melalui
Oke
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.