Dalam 5 Tahun, Malaysia 7 Kali Klaim Budaya Indonesia

Kompas.com - 19/06/2012, 17:47 WIB
|
EditorLusia Kus Anna

JAKARTA, KOMPAS.com — Wakil Menteri Pendidikan dan Kebudayaan (Wamendikbud) Bidang Kebudayaan Windu Nuryanti mengatakan, sepanjang tahun 2007-2012 sedikitnya Malaysia sudah tujuh kali mengklaim budaya Indonesia sebagai warisan budaya negaranya.

"Sejarah klaim-mengklaim kebudayaan itu memang cukup panjang, dalam catatan saya sudah tujuh kali," kata Windu di gedung Kemdikbud, Jakarta, Selasa (19/6/2012).

Windu menjabarkan klaim Malaysia dimulai pada November 2007 terhadap kesenian Reog Ponorogo. Selanjutnya pada Desember 2008, saat itu Malaysia mengklaim lagu "Rasa Sayange", disusul dengan batik yang diklaim Malaysia pada Januari 2009.

"Masih ada Tari Pendet dari Bali dan alat musik angklung yang juga diklaim oleh mereka," ujarnya.

Selain kesenian, kata dia, klaim semena-mena juga dilakukan Malaysia pada Beras Adan. Padahal beras tersebut asli dari Nunukan, Kalimantan Timur, tetapi dijual Malaysia dengan merek Bario Rice.

Yang terhangat adalah klaim negeri jiran atas Tari Tor-tor dan Gondang Sambilan yang merupakan kesenian asli dari Sumatera Utara.

"Mereka menyatakan tidak mengklaim Tari Tor-tor, tapi hanya mencatat. Kami minta secara tertulis maksud mereka mencatat itu dalam kategori apa," kata Windu.

Malaysia merupakan negara tetangga dekat Indonesia dengan populasi mencapai sekitar 25 juta jiwa, terdiri dari etnis China, Melayu, dan India. Sejumlah suku di Indonesia, seperti Mandailing, Jawa, Bugis, dan lainnya, juga sudah sejak lama bermigrasi ke Malaysia dan tetap menjaga adat istiadat hingga saat ini. Beberapa pihak menyebutkan, seni Tari Tor-tor dibawa oleh warga Indonesia dari Suku Mandailing ke Malaysia sekadar untuk diperkenalkan.

Baca tentang


    Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
    Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
    Laporkan Komentar
    Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

    Terkini Lainnya

    Skor PISA 2018, Ari Widowati: 'Alarm Keras' untuk Segera Lakukan Perubahan

    Skor PISA 2018, Ari Widowati: "Alarm Keras" untuk Segera Lakukan Perubahan

    Edukasi
    10 Tanggapan 'Mas Menteri' Soal 'Rapor Merah' Skor PISA Indonesia

    10 Tanggapan "Mas Menteri" Soal "Rapor Merah" Skor PISA Indonesia

    Edukasi
    Skor PISA Melorot, Disparitas dan Mutu Guru Penyebab Utama

    Skor PISA Melorot, Disparitas dan Mutu Guru Penyebab Utama

    Edukasi
    Soal Skor PISA 2018, Mendikbud Nadiem: Tidak Perlu Dikemas agar Jadi Berita Positif

    Soal Skor PISA 2018, Mendikbud Nadiem: Tidak Perlu Dikemas agar Jadi Berita Positif

    Edukasi
    Skor PISA 2018: Peringkat Lengkap Sains Siswa di 78 Negara, Ini Posisi Indonesia

    Skor PISA 2018: Peringkat Lengkap Sains Siswa di 78 Negara, Ini Posisi Indonesia

    Edukasi
    Skor PISA 2018: Daftar Peringkat Kemampuan Matematika, Berapa Rapor Indonesia?

    Skor PISA 2018: Daftar Peringkat Kemampuan Matematika, Berapa Rapor Indonesia?

    Edukasi
    Daftar Lengkap Skor PISA 2018: Kemampuan Baca, Berapa Skor Indonesia?

    Daftar Lengkap Skor PISA 2018: Kemampuan Baca, Berapa Skor Indonesia?

    Edukasi
    Data Scientist Indonesia Masih Langka, Ini Kemampuan yang Wajib Dimiliki

    Data Scientist Indonesia Masih Langka, Ini Kemampuan yang Wajib Dimiliki

    Edukasi
    Universitas dan Industri Perlu Berkolaborasi Aktif Siapkan SDM

    Universitas dan Industri Perlu Berkolaborasi Aktif Siapkan SDM

    Edukasi
    ITB Juara 'Huawei ‘ICT Competition 2019-2020' Tingkat Nasional

    ITB Juara "Huawei ‘ICT Competition 2019-2020" Tingkat Nasional

    Edukasi
    Mengawal Mutu Pendidikan Tanpa Mengorbankan Kemerdekaan Belajar

    Mengawal Mutu Pendidikan Tanpa Mengorbankan Kemerdekaan Belajar

    Edukasi
    Eksistensi Platform Indonesiana, Saat Ini dan Masa Mendatang

    Eksistensi Platform Indonesiana, Saat Ini dan Masa Mendatang

    Edukasi
    Suka K-Pop? Jurusan Sastra Korea Mungkin Cocok buat Kamu, Ini Penjelasannya

    Suka K-Pop? Jurusan Sastra Korea Mungkin Cocok buat Kamu, Ini Penjelasannya

    Edukasi
    Hari Disabilitas, Atma Jaya: Mendorong Indonesia Ramah Disabilitas

    Hari Disabilitas, Atma Jaya: Mendorong Indonesia Ramah Disabilitas

    Edukasi
    Soal Wacana Tiga Hari Sekolah, Bukik Setiawan: Hari Sekolah Bukan Esensi

    Soal Wacana Tiga Hari Sekolah, Bukik Setiawan: Hari Sekolah Bukan Esensi

    Edukasi
    Close Ads X