Kompas.com - 22/06/2012, 18:13 WIB
|
EditorAloysius Gonsaga Angi Ebo

JAKARTA, KOMPAS.com - Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta akan menetapkan Program Wajib Belajar 12 tahun. Hal ini disampaikan Gubernur DKI Jakarta, Fauzi Bowo, saat Rapat Sidang Istimewa HUT DKI Jakarta di Gedung DPRD.

"Dengan perhitungan yang cermat dan untuk berbagai kepentingan di atas, saat ini dan masa mendatang, serta meningkatkan kualitas sumber daya manusia (SDM) warga Ibukota, termasuk menyongsong Bangkitnya Generasi Emas Indonesia, saya telah menetapkan pelaksanaan Wajib Belajar 12 Tahun, mulai tahun ajaran 2012/2013 di Jakarta," ujar Foke, sapaan akrab Fauzi Bowo, saat Rapat Sidang Istimewa HUT DKI Jakarta, di Gedung DPRD DKI Jakarta, Jumat, (22/6/2012).

Untuk memberikan keterjaminan anak usia sekolah menengah (16-18 tahun) warga DKI Jakarta untuk dapat bersekolah tanpa hambatan keterbatasan biaya sekolah, Pemerintah Provinsi DKI Jakarta telah merancang rencana Wajib Belajar 12 Tahun.

"Dengan penetapan ini, berarti Pemprov DKI Jakarta akan menjamin seluruh warga usia sekolah, untuk mendapatkan pelayanan pendidikan minimal sampai jenjang pendidikan menengah (SMA/SMK/MA) dan sederajat," tandasnya.

"Di Jakarta tidak boleh ada anak usia sekolah yang tidak bersekolah karena terkendala kemampuan ekonomi keluarganya," katanya.

Pada tahun 2011, Pemerintah Provinsi DKI Jakarta telah mengalokasikan anggaran pendidikan sebesar 26,41 persen dari total APBD dan pada tahun 2012 sebesar 28,93 persen. Sejalan dengan besarnya alokasi anggaran pendidikan tersebut, tingkat kelulusan Ujian Nasional (UN) tahun 2012 lebih baik dibanding tahun 2011.

Untuk tingkat SD angka kelulusan mencapai 100 persen, SMP 99,99 persen, SMA 99,65 persen, MA 99,62 persen dan SMK 99,93 persen.

Pemerintah Provinsi DKI Jakarta juga telah menyediakan beasiswa Rawan Putus Sekolah untuk siswa SMA/SMK kurang mampu untuk menutupi pengeluaran yang mendukung kelangsungan proses belajar (seragam, transpor, buku) untuk 4.033 siswa SMAN/MAN dan 6.885 siswa SMKN.

Dalam hal pemenuhan sarana dan prasarana pendidikan serta memenuhi standar bangunan sekolah, pada tahun 2011, Pemprov DKI Jakarta telah menyelesaikan rehabilitasi total dan pembangunan baru gedung SDN/SMP/SMA/SMK sebanyak 66 buah gedung.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.