Kompas.com - 29/07/2012, 09:55 WIB
EditorInggried Dwi Wedhaswary

SEMARANG, KOMPAS.com - Lulusan Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) Negeri 2 Semarang, Mutiarani (18), yang meraih peringkat pertama ujian nasional (UN) 2012 se-Indonesia mengikuti seleksi jalur mandiri Universitas Negeri Semarang. Mutiarani mengungkapkan, ia mengikuti jalur mandiri karena sebelumnya tidak mengikuti jalur tulis Seleksi Nasional Masuk Perguruan Tinggi Negeri (SNMPTN) dan tak lolos jalur undangan.

"Ya, saya memang ingin kuliah di Unnes. Pada Seleksi Nasional Masuk Perguruan Tinggi Negeri (SNMPTN) jalur undangan lalu saya tidak lolos," kata Mutiarani, seusai mengikuti ujian jalur mandiri, di Semarang, Sabtu (28/7/2012).

Mutiarani mengatakan, ia berkeinginan meneruskan pendidikan ke jenjang yang lebih tinggi. Akan tetapi, ia juga menghadapi kesulitan secara ekonomi. Remaja kelahiran Semarang, 27 November 1994 itu mengaku mendaftar beasiswa "Bidik Misi". Beasiswa ini memang diperuntukkan bagi siswa berprestasi yang berasal dari keluarga kurang mampu.
    
"Kalau tidak dapat beasiswa Bidik Misi, ya, saya mungkin akan bekerja dahulu. Alhamdulillah kalau dapat Bidik Misi sehingga saya tidak memikirkan berapa biaya kuliah karena sudah ditanggung oleh Pemerintah," katanya.

Putri pasangan Juwarto (almarhum) dan Sutarmi (58), warga Pudakpayung Setuk RT 6/RW 4 Semarang itu mengungkapkan, ia ingin kuliah di jurusan Akuntansi.

"Ada dua pilihan dalam SPMU. Saya ambil Jurusan Akuntansi dan Pendidikan Akuntansi. Saya memang senang dengan pelajaran Akuntansi. Apalagi, selama sekolah di SMK saya juga mengambil program keahlian akuntansi," katanya.

Dalam ujian mandiri SPMU, anak bungsu dari tiga bersaudara itu menghadapi tiga materi ujian yakni tes potensi akademik, Bahasa Indonesia, dan Bahasa Inggris dengan tingkat kesulitan yang relatif.

"Ada yang mudah, ada juga yang sulit, ya, biasalah. Kalau saya ditanya, saya harus tetap optimistis lolos SPMU karena ini harapan saya bisa berkuliah dan mendapatkan beasiswa Bidik Misi," kata Mutiarani.

Sementara itu, Rektor Unnes Prof. Sudijono Sastroatmodjo mengakui bahwa Mutiarani memang mengikuti SPMU yang merupakan jalur mandiri Unnes dan pihaknya siap memfasilitasi jika ada mahasiswa kesulitan biaya kuliah.

"Prinsipnya, dia (Mutiarani) tetap harus bersaing dengan peserta-peserta lain melalui SPMU dan dinilai secara objektif. Hanya saja, nilai UN memang menjadi salah satu pertimbangan dalam penilaian," katanya.

 

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



27th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Verifikasi akun KG Media ID
Verifikasi akun KG Media ID

Periksa kembali dan lengkapi data dirimu.

Data dirimu akan digunakan untuk verifikasi akun ketika kamu membutuhkan bantuan atau ketika ditemukan aktivitas tidak biasa pada akunmu.

Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.