Kompas.com - 07/08/2012, 13:48 WIB
|
EditorCaroline Damanik

DEPOK, KOMPAS.com — Proses pemilihan rektor Universitas Indonesia (pilrek UI) kembali dilanjutkan. Proses dilanjutkan setelah tak ada lagi ganjalan untuk melanjutkan proses pilrek menjelang berakhirnya masa kepemimpinan Rektor UI, 14 Agustus mendatang.

Ketua Panitia Khusus Pemilihan Rektor (Pansus Pilrek) UI Endriantono Sutarto mengatakan, proses pilrek UI dapat kembali dilanjutkan setelah gugatan di Pengadilan Tata Usaha Negara (PTUN) dicabut oleh penggugat utama. Proses pendaftaran akan berlangsung pada 8-31 Agustus.

"Putusan sela dari PTUN membuat Majelis Wali Amanat (MWA) UI menunda proses pilrek. Tetapi itu sudah dicabut, maka pilrek sudah bisa dilanjutkan," kata Endriantono kepada para wartawan, di kampus UI Depok, Selasa (7/8/2012).

Seperti diberitakan, proses pilrek UI sempat dihentikan karena Senat Universitas (SU-UI) melayangkan gugatan kepada PTUN terkait status kampus tersebut. PTUN pun akhirnya mengeluarkan putusan sela yang dikhawatirkan akan mengancam legitimasi proses pilrek dan rektor yang nantinya akan terpilih.

Gugatan beberapa anggota SU-UI bermula saat Menteri Pendidikan dan Kebudayaan (Mendikbud) mengeluarkan SK masa transisi UI yang juga disertai dengan pembubaran SU. Putusan sela yang dikeluarkan oleh PTUN memutuskan bahwa semua kegiatan yang berkaitan dengan gugatan utama harus dihentikan sementara. Di dalamnya termasuk proses pilrek.

Untuk itu, pansus pilrek akhirnya menunda prosesnya. Masa pendaftaran pilrek UI awalnya dijadwalkan mulai 20-30 Juni 2012 lalu. Akan tetapi, semua proses dijadwal ulang karena adanya putusan sela tersebut.

Setelah melewati masa pendaftaran (8-31 Agustus 2012), proses pilrek dilanjutkan dengan verifikasi data pada 27 Agustus-7 September 2012. Setelah itu pansus pilrek UI juga membuka ruang bagi masyarakat yang ingin memberikan tanggapan terkait proses dan calon rektor pada 27 Agustus-12 September secara online.

Di luar itu, 27 Agustus-21 September adalah waktu para calon rektor untuk melakukan kampanye secara online (cyber campaign), dan dilanjutkan dengan seleksi Senat Akademik Universitas (SAU) pada 24-27 September 2012 untuk memilih lima calon rektor, serta seleksi akhir pemilihan rektor UI pada 9 Oktober yang dilakukan oleh seluruh anggota MWA.

Syarat rektor UI

Sementara itu, untuk mencalonkan diri sebagai rektor UI, calon harus memiliki gelar doktor dari perguruan tinggi yang terakreditasi dan wajib membuat pernyataan tertulis bahwa dirinya bersedia menjadi rektor UI. Setelah itu, diwajibkan juga menyertakan surat keterangan sehat dari empat rumah sakit negeri, yakni RS Fatmawati, RS Persahabatan, RS Cipto Mangunkusumo, dan RSPAD Gatot Soebroto.

Halaman Selanjutnya
Halaman:
Baca tentang
     
    Pilihan Untukmu


    Video Pilihan

    26th

    Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

    Syarat & Ketentuan
    Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
    Laporkan Komentar
    Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
    komentar di artikel lainnya
    Close Ads
    Lengkapi Profil
    Lengkapi Profil

    Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.