Kompas.com - 09/08/2012, 19:18 WIB
|
EditorNasru Alam Aziz

MERAUKE, KOMPAS.com — Kepala Dinas Pendidikan dan Pengajaran Merauke Vincentius Mekiuw menilai uji kompetensi guru tidak perlu diadakan. Pasalnya, para guru sudah menjalani uji sertifikasi guru yang berarti memiliki kompetensi.

"Guru-guru sudah lulus sertifikasi guru. Sertifikasi itu dengan segala macam ukuran untuk dapat lulus. Apa gunanya diuji lagi dengan uji kompetensi guru," kata Vincentius, Kamis (9/8/2012) di Merauke.

Menurut dia, uji kompetensi lebih tepat bila ditujukan untuk kepala sekolah dan pengawas guru. "Guru tidak perlu lagi uji kompetensi karena mereka sudah sertifikasi, ujarnya.

Pelaksanaan uji kompetensi, kata dia, justru membuat repot daerah dan guru. Ini karena guru harus meninggalkan tugasnya mendidik dan mengajar. Namun karena uji kompetensi guru adalah kebijakan pemerintah pusat, Dinas Pendidikan dan Pengajaran Merauke tetap menjalankannya. Setidaknya 60 guru telah menjalani uji kompetensi di Merauke.

 

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

 
Pilihan Untukmu


Video Pilihan

26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.