Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Kompas.com - 10/08/2012, 15:53 WIB
Penulis Inggried DW
|
EditorInggried Dwi Wedhaswary

JAKARTA, KOMPAS.com - Tiga orang siswa SD asal Papua berhasil membuat game simulator mengemudi. Mereka adalah Stepanus Defi M (SD YPPK St. Yosep Wendu, Kabupaten Merauke, Provinsi Papua), Petrus Mbuan (SD YPPK St. Mikael, Kabupaten Merauke, Provinsi Papua), dan Silvester Jakfu (SD YPPK Salip Suci, Kabupaten Asmat, Papua).

Riza Muhida, Ph.D dari Surya Research and Education Center mengungkapkan, para siswa ini tengah mengikuti program intensif yang diperuntukkan bagi sekolah-sekolah unggulan.

"Mereka dikirim Pemda Papua," kata Riza, saat dihubungi Kompas.com, Jumat (10/8/2012).

Game ini dinilai akan meningkatkan keterampilan mengemudi dan mengetahui peraturan lalu lintas. Hal yang melatarbelakangi pembuatan permainain ini adalah fenomena banyaknya anak-anak yang tertarik menggunakan car simulator yang ada di mal-mal. Dengan permainan ini, sebenarnya bisa memberikan hal positif yaitu melatih keterampilan dan melatih pengetahuan tertib berlalu lintas, daripada simulator balap yang sering dimainkan anak-anak.

Tak hanya permainan, game ini juga menyajikan kuis tentang tertib berlalu lintas. "Sehingga membuat anak-anak memahami tentang cara berlalu lintas yang baik. Dan juga dapat digunakan untuk media pembelajaran teknologi," ujarnya.

Permainan ini menggunakan software Sctratch yang bisa diunduh secara gratis dan mudah penggunaannya. Sementara,  untuk hardware-nya menggunakan barang-barang bekas, di antaranya stir mengemudi dari stir yang sudah tidak digunakan lagi. Selain itu, gas dan rem dibuat para siswa dengan memanfaatkan per, serta untuk sensor pengemudi menggunakan resistor variable yang berputar dan tahan geser.

Cara kerjanya, terdapat mobil pada layar komputer yang dapat diatur posisinya dengan memutar stir kemudi. Stir kemudi ini berhubungan dengan tahanan variabel yang berputar (potensiometer) dengan mengubah putaran tahanan. Maka, sinyal listrik yang diterima komputer akan berubah-ubah dan sinyal ini untuk menentukan posisi mobil di layar.

Sementara itu, ada juga bagian rem dan gas, di mana penjumlahan sinyal dari tahanan geser di rem dan gas akan menentukan kecepatan mobil dalam (mil per jam). Untuk menguji pengetahuan berlalu lintas, terdapat berbagai pertanyaan terkait rambu lalu lintas. Peserta yang memainkan harus bisa menjawabnya agar mobil tersebut dapat melanjutkan perjalanan. Untuk peserta yang berhasil melewati berbagai quiz dan dinyatakan menjawab semua pertanyaan dengan benar, akan dinyatakan berhasil lulus ujian mengemudi.

 

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca tentang
    Video rekomendasi
    Video lainnya


    Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
    Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
    27th

    Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

    Syarat & Ketentuan
    Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
    Laporkan Komentar
    Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
    Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
    Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
    komentar di artikel lainnya
    Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
    Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
    Close Ads
    Verifikasi akun KG Media ID
    Verifikasi akun KG Media ID

    Periksa kembali dan lengkapi data dirimu.

    Data dirimu akan digunakan untuk verifikasi akun ketika kamu membutuhkan bantuan atau ketika ditemukan aktivitas tidak biasa pada akunmu.

    Bagikan artikel ini melalui
    Oke
    Lengkapi Profil
    Lengkapi Profil

    Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.

    Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+