Kompas.com - 29/08/2012, 14:02 WIB
EditorCaroline Damanik

JAKARTA, KOMPAS.com - Presiden Susilo Bambang Yudhoyono meninggalkan pesan khusus kepada orang tua dan orang-orang dewasa yang berada di sekitar anak-anak untuk menjaga anak dari lingkungan sosial yang buruk. Di puncak peringatan Hari Anak Nasional 2012 di Teater Keong Mas Taman Mini Indonesia Indah di Jakarta, Rabu (29/8/2012), ini, Presiden berharap hal itu bisa menjamin anak memiliki perkembangan mental dan wawasan yang baik sebagai salah satu modal kemajuan bangsa.

"Di era global saat ini, kita harus memberikan lingkungan sosial, pendidikan, dan tata pergaulan yang ramah bagi anak-anak. Dengan cara itu, anak-anak kita dapat tumbuh dan berkembang menyongsong masa depan yang cerah," ujar Presiden dalam acara yang bertemakan "Bersatu Mewujudkan Indonesia Ramah Anak" itu.

Pengaruh lingkungan sosial yang baik, ungkapnya, menunjang anak tumbuh dengan baik dan memiliki tenggang rasa serta kepekaan sosial. Selain itu, anak juga akan tumbuh dengan kepribadian dan karakter yang kuat ketika dewasa.

Pemerintah juga akan turut andil dengan memberikan perhatian pada peningkatan kualitas pendidikan dan pelayanan kesehatan bagi anak-anak serta memberi ruang yang lebih besar pada program-program inovatif yang dapat meningkatkan kecerdasan, kebugaran, dan kesejahteraan anak-anak.

"Bagaimanapun, anak-anak kita di masa depan dihadapkan pada kompetisi global yang keras. Karena itulah, kita dorong anak-anak kita untuk lebih mengenali, mencintai, dan mengembangkan bidang kehidupan yang penting bagi masa depannya, baik itu sains dan teknologi bisnis dan ekonomi, maupun seni dan budaya, atau cabang profesi dan bidang kehidupan apapun," tambahnya.

Hal senada disampaikan oleh Menteri Agama Suryadharma Ali selaku Ketua Panitia Peringatan Hari Anak Nasional 2012. Dalam sambutannya, Menteri mengatakan, semua pihak harus ikut serta dalam menyediakan lingkungan yang ramah bagi anak, memastikan tidak ada diskriminasi dan mendapatkan semua kebutuhannya.

"Semua anak harus terlindungi dari tindakan kekerasan mental sosial dan fisik, harus ada penyaluran sesuai minat bakat dan kemampuannya," katanya.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan Video Lainnya >

27th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Verifikasi akun KG Media ID
Verifikasi akun KG Media ID

Periksa kembali dan lengkapi data dirimu.

Data dirimu akan digunakan untuk verifikasi akun ketika kamu membutuhkan bantuan atau ketika ditemukan aktivitas tidak biasa pada akunmu.

Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.