Kompas.com - 06/09/2012, 10:01 WIB
|
EditorCaroline Damanik

JAKARTA, KOMPAS.com - Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendikbud) kembali menuai tanggapan miring. Kali ini, Mendikbud Mohammad Nuh dinilai tak memilih pejabat di lingkungannya dengan tepat.

Anggota Komisi X DPR RI, Ferdiansyah mengatakan, ketidaktelitian itulah yang akhirnya berdampak pada tercorengnya wajah Kemendikbud setelah Badan Analisis Keuangan Negara (BAKN) DPR memberikan opini disclaimer kepada Kemendikbud. BAKN mengeluarkan opini ini karena adanya laporan mengenai dugaan penyimpangan di 16 perguruan tinggi negeri (PTN) dan tiga Direktorat Jenderal di lingkungan Kemendikbud.

“Penyimpangan anggaran itu terjadi tentu karena tidak tertibnya proses administrasi di kementerian. Mendikbud nampak kurang tepat dalam memilih pejabatnya di beberapa posisi jabatan tertentu,” katanya saat dihubungi Kompas.com, Rabu (5/9/2012).

Ferdi menegaskan, seharusnya menteri sebagai pemimpin tertinggi di suatu kementerian mampu mengantisipasi pelaksanaan tata kelola keuangan. Hal itu berbanding lurus saat memilih pejabat yang cocok dan ahli di bidangnya.

“Kemendikbud itu kementerian yang menerima anggaran sangat besar dan selalu naik di setiap tahunnya. Maka itu harus dikelola dengan orang yang ahli dan pakar di bidangnya,” tuturnya.

Politisi Golkar ini menambahkan, proses tender juga harus diawasi ekstra ketat. Pasalnya, pejabat terkait sangat mungkin belum paham mengenai aturan pengadaan barang dan jasa sehingga akhirnya menimbulkan masalah di kemudian hari.

“Kami mengimbau kepada Menteri untuk dapat terus memantau prosesnya, sehingga tidak sepenuhnya diserahkan kepada para pengguna anggaran. Hal ini tentu juga sebagai antisipasi mencegah dugaan penyimpangan atau korupsi,” tandasnya.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



27th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Verifikasi akun KG Media ID
Verifikasi akun KG Media ID

Periksa kembali dan lengkapi data dirimu.

Data dirimu akan digunakan untuk verifikasi akun ketika kamu membutuhkan bantuan atau ketika ditemukan aktivitas tidak biasa pada akunmu.

Bagikan artikel ini melalui
Oke
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.