Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Kompas.com - 10/09/2012, 08:16 WIB
|
EditorCaroline Damanik

Sekolah berencana meningkatkan fasilitas ruangan produksi agar dapat meningkatkan jumlah produksi. Selain itu, mereka juga akan mengembangkan pemasaran ke luar NTB.

Kemampuan SMKN 5 Mataram menjadikan sekolah sebagai sentra batik Sasambo membuat sekolah ini digandeng banyak pihak untuk pelatihan batik. Para guru diminta melatih perajin dan anak-anak putus sekolah. Sebaliknya, untuk meningkatkan kemampuan, pemerintah setempat membiayai enam siswa mengikuti pelatihan tekstil batik di Yogyakarta.

Kerajinan lain

Di antara ratusan batik Sasambo siap pakai, pengunjung galeri bisa menikmati hasil kerajinan lain karya siswa. Sesuai dengan program keahlian di SMKN 5 Mataram, siswa mengembangkan kriya kulit, kayu, keramik, dan logam.

Siswa program kriya kayu sering mendapat permintaan untuk membuat furnitur, plakat kayu dengan sentuhan motif tradisional, atau membuat akar kayu menjadi karya seni yang menarik, seperti meja atau benda seni lain. Kerajinan kayu cukil serta ornamen kulit kerang mutiara di furnitur kayu yang dikerjakan siswa juga diminati.

Program keahlian kriya keramik mampu mengembangkan kreativitas siswa. Sekolah ini pernah digandeng perusahaan keramik yang memasok kebutuhan hotel-hotel di sekitar Lombok.

Permintaan pelatihan keramik juga dilayani sekolah. Pemerintah daerah menggandeng sekolah untuk membantu perajin gerabah mengembangkan desain dan motif baru hingga mengenalkan teknologi pengolahan dan pembakaran keramik yang lebih efektif.

Permintaan tenaga untuk mendesain dan membuat perhiasan juga cukup potensial karena ada pusat-pusat perhiasan mutiara, seperti di Sekarbela, Mataram, Lombok.

Dalam hal kriya kulit, para siswa mampu mendesain beragam kerajinan, seperti sepatu, tas, ikat pinggang, dompet, dan barang-barang lain dari kulit.

Sekolah memanfaatkan potensi kriya yang dipelajari di sekolah untuk menunjukkan kepada masyarakat bahwa industri kreatif layak dilirik. Dengan demikian, NTB yang memiliki potensi wisata mendapat dukungan sumber daya manusia dan kreativitas, yang siap meraih kemajuan dan kesejahteraan dari keunikan di daerah terkait.

 

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Halaman:
Video rekomendasi
Video lainnya


Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
27th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
komentar di artikel lainnya
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Verifikasi akun KG Media ID
Verifikasi akun KG Media ID

Periksa kembali dan lengkapi data dirimu.

Data dirimu akan digunakan untuk verifikasi akun ketika kamu membutuhkan bantuan atau ketika ditemukan aktivitas tidak biasa pada akunmu.

Bagikan artikel ini melalui
Oke
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.

Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+