Kompas.com - 20/09/2012, 18:33 WIB
|
EditorNasru Alam Aziz

JAKARTA, KOMPAS.com — Panitia Pemilihan Rektor Universitas Indonesia (UI) menunda kelanjutan proses pemilihan rektor periode 2012-2017. Proses pengajuan bakal calon rektor ke Senat Akademi Universitas (SAU) dan Majelis Wali Amanat (MWA) ditunda hingga ada hasil keputusan islah dan penetapan Pengadilan Tata Usaha Negara.

Pengumuman penundaan proses pemilihan rektor UI tercantum dalam laman www.pemilihanrektor.ui.ac.id yang dipantau pada Kamis (20/9/2012). Dalam laman ini panitia menyebutkan keputusan untuk menunda proses pemilihan rektor yang sedang berjalan itu berdasarkan keputusan rapat paripurna MWA pada 18 September.

Penundaan proses pemilihan rektor disebutkan sebagai kesadaran untuk menghormati putusan PTUN Nomor 37/G/2012/PTUN-Jkt pada 11 September 2012. MWA sedang berupaya untuk memfasilitasi tercapainya islah (perdamaian) antara pihak yang berbeda pendapat (penggugat dan para tergugat), dan mengusahakan agar hasil islah dapat disahkan di pengadilan sehingga berkekuatan hukum.

Sesuai jadwal yang dirilis panitia, seusai kampanye cyber yang dijadwalkan pada 20 September, proses pemilihan rektor memasuki tahap seleksi di SAU pada 25-28 September. Selanjutnya seleksi akhir di MWA pada 9 Oktober.

Untuk penundaan proses pemilihan tersebut, Panitia Khusus Pilrek UI mohon maaf atas perubahan ini serta mohon dukungan segenap masyarakat UI dan luar UI untuk memberikan yang terbaik bagi bangsa ini.

Seperti diketahui, Paguyuban Pekerja UI menggugat soal pembentukan Tim Transisi UI oleh Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Mohammad Nuh. Keputusan PTUN menyatakan Mendikbud tidak memiliki dasar hukum dan kewenangan untuk membentuk Tim Transisi UI sehingga Tim Transisi UI cacat hukum.

Kahardiyanto Suprapto dari Paguyuban Pekerja UI mengatakan, berdasarkan keputusan PTUN tersebut pihaknya meminta pelaksanaan Pilrek UI ditunda. Adanya putusan sela PTUN ini berarti pembentukan Tim Transisi UI tidak boleh dilaksanakan dulu. "Kosekuensinya, proses Pilrek UI pun harus dilakukan penundaan segera," ujar Kahardiyanto.

Kesepakatan pembentukan Tim Transisi UI tersebut sebagai upaya untuk menyelesaikan persoalan internal UI antara Rektor UI dan MWA UI yang berlarut-larut. Surat keputusan pembentukan Tim Transisi UI tersebut ditandatangani Mendikbud.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



27th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Verifikasi akun KG Media ID
Verifikasi akun KG Media ID

Periksa kembali dan lengkapi data dirimu.

Data dirimu akan digunakan untuk verifikasi akun ketika kamu membutuhkan bantuan atau ketika ditemukan aktivitas tidak biasa pada akunmu.

Bagikan artikel ini melalui
Oke
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.