Kompas.com - 25/09/2012, 18:13 WIB
|
EditorCaroline Damanik

JAKARTA, KOMPAS.com — Pasca-terjadinya tawuran, bukan hanya para siswa SMAN 6 Jakarta Selatan yang diliburkan. Para siswa SMAN 70 juga diliburkan mulai hari ini sampai Senin (1/10/2012).

Kepala SMAN 70 Saksono Liliek Susanto mengatakan, kebijakan meliburkan siswa ini merupakan langkah antisipatif untuk menghindari tawuran susulan. Pasalnya, berdasarkan pengalaman masa lalu, selalu ada kemungkinan balas dendam dari siswa di masing-masing sekolah itu.

"Libur sampai hari Jumat, tetapi aktif kembali Senin 1 Oktober. Ini antisipatif, namanya kehidupan selalu ada kemungkinan balas dendam," kata Saksono saat ditemui Kompas.com di ruang kerjanya, Bulungan, Jakarta Selatan, Selasa (25/9/2012).

Ditemui terpisah, Kepala Dinas Pendidikan DKI Jakarta Taufik Yudi Mulyanto mengatakan, semua siswa di kedua sekolah yang bertikai memang diberi kesempatan  melaksanakan kegiatan belajar di rumah. Sejalan dengan itu, pihaknya terus berupaya keras untuk mengembalikan suasana belajar-mengajar yang kondusif.

"Ya tentu kita beri kesempatan semua siswa di sekolah ini untuk belajar di rumah, sambil kita amankan situasinya," ungkap Taufik.

Kemarin siang beberapa siswa SMAN 70 dan SMAN 6 Jakarta Selatan terlibat tawuran di sekitar tugu Bulungan. Buntut dari tragedi itu, beberapa siswa mengalami luka dan seorang siswa SMAN 6 diketahui kehilangan nyawa dalam perjalanan ke rumah sakit setelah mengalami luka bacok di bagian dada.

Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendikbud) bersama Pemerintah Provinsi DKI Jakarta telah menyampaikan rasa belasungkawa yang mendalam. Langkah awal yang akan dilakukan adalah menyerahkan semua praktik kekerasan kepada pihak kepolisian dan menjaga suasana kondusif dua sekolah itu.


Berita terkait peristiwa ini dapat diikuti dalam topik "Tawuran SMA 70 dan SMA 6"

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Baca tentang


    27th

    Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

    Syarat & Ketentuan
    Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
    Laporkan Komentar
    Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
    komentar di artikel lainnya
    Close Ads
    Verifikasi akun KG Media ID
    Verifikasi akun KG Media ID

    Periksa kembali dan lengkapi data dirimu.

    Data dirimu akan digunakan untuk verifikasi akun ketika kamu membutuhkan bantuan atau ketika ditemukan aktivitas tidak biasa pada akunmu.

    Lengkapi Profil
    Lengkapi Profil

    Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.