Kompas.com - 26/09/2012, 16:28 WIB
|
EditorNasru Alam Aziz

JAKARTA, KOMPAS.com — Tawuran pelajar yang kembali pecah di Jakarta pada Rabu (26/9/2012) mendapat perhatian serius pemerintah. Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan membentuk satuan tugas khusus untuk meredam tawuran di kalangan pelajar yang mencoreng dunia pendidikan.

"Tadinya satgas yang dibentuk khusus untuk membantu masalah tawuran di SMAN 6 dan SMAN 70 Jakarta. Tetapi ada kasus tawuran serupa yang kembali menelan korban jika tugas satgas itu diperluas," kata Mendikbud Mohammad Nuh dalam jumpa pers di Kemendikbud, Rabu.

Nuh menegaskan, untuk mengatasi tawuran, tidak cukup hanya diatasi dunia pendidikan. "Perlu keterlibatan semua pihak, keluarga, masyarakat, dan kepolisian," kata Nuh.

Nuh memerintahkan supaya tawuran bisa diantisipasi sehingga tidak meluas. Untuk itu, satgas yang dibentuk melibatkan sekolah, ikatan alumni, dan tokoh pendidikan.


Berita terkait peristiwa ini dapat diikuti dalam topik "Tawuran SMA 70 dan SMA 6"

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Baca tentang


    Video Pilihan

    Rekomendasi untuk anda
    26th

    Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

    Syarat & Ketentuan
    Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
    Laporkan Komentar
    Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
    komentar di artikel lainnya
    Close Ads X
    Lengkapi Profil
    Lengkapi Profil

    Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.