Kompas.com - 08/11/2012, 11:13 WIB
|
EditorRusdi Amral

JAKARTA, KOMPAS.com — Konferensi tahunan health professional education quality (HPEQ) yang diikuti tujuh asosiasi profesi dan institusi pendidikan tinggi yang digelar di Jakarta, Kamis (8/11/2012), dilaksanakan dengan video conference.

Selain peserta di Jakarta, konferensi diikuti secara jarak jauh oleh peserta di Pontianak, Medan, Bogor, Yogyakarta, Bali, Malang, dan Makassar. Pada pembukaan, hadir Wakil Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Bidang Pendidikan Musliar Kasim serta Direktur Jenderal Pendidikan Tinggi Djoko Santoso. Konferensi HPEQ ke-3 kali ini mengambil tema "Mengangkat Budaya Akademik Melalui Pembangunan TIK dalam Rangka Mengintegrasikan Sistem Pendidikan dan Pelayanan Kesehatan".

Peserta konferensi terdiri dari asosiasi profesi dan institusi pendidikan tinggi kesehatan di bidang kedokteran, kedokteran gigi, keperawatan, kebidanan, kefarmasian, gizi, dan kesehatan masyarakat. Wamendikbud mengatakan, pendidikan tinggi kesehatan harus menjamin mutu institusi dan lulusannya. Apalagi, tahun 2015 dibuka peluang tenaga kesehatan asing bisa bekerja di Indonesia.

"Kita harus bisa meningkatkan daya saing pendidikan tinggi kesehatan agar bisa meningkatkan layanan kesehatan bagi masyarakat dan memiliki daya saing dengan tenaga kesehatan dari negara-negara lain," kata Musliar.

Musliar mengingatkan supaya penjaminan mutu pendidikan tinggi kesehatan benar-benar dilaksanakan. Kemendikbud menyambut baik inisiatif dari organisasi kesehatan untuk menyiapkan lembaga akreditasi mandiri pendidikan tinggi kesehatan (LAM PTKes).

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.