Draf Struktur Kurikulum SMA Masih Penuh Alternatif - Kompas.com

Draf Struktur Kurikulum SMA Masih Penuh Alternatif

Kompas.com - 16/11/2012, 16:43 WIB

JAKARTA, KOMPAS.com - Draf perubahan struktur kurikulum untuk sekolah dasar (SD) dan sekolah menengah pertama (SMP) sudah disampaikan sebelumnya. Kini, soal kurikulum sekolah menengah atas (SMA). Pembahasan kurikulum baru yang akan diterapkan pada Juni 2013 ini masih menyisakan permasalahan struktur kurikulum SMA.

Kalaupun jadi, kurikulum untuk SMA belum akan diterapkan secara menyeluruh. Hal ini terkait dengan masalah penjurusan pada jenjang pendidikan menengah ini.

Menteri Pendidikan dan Kebudayaan, Mohammad Nuh, mengatakan bahwa masalah kurikulum untuk tingkat SMA ini memang akan diperdalam lagi. Namun telah mengemuka tiga alternatif yaitu tidak ada penjurusan sama sekali, penjurusan pada kelas X atau pemilihan mata pelajaran berdasarkan minta pada pendidikan lanjutan.

"Tapi ini masih dibahas lebih dalam lagi. Karena tiga alternatif ini punya kelebihan dan kekurangan masing-masing," kata Nuh, saat jumpa pers di Kantor Kemdikbud, Jakarta, Selasa (13/11/2012).

Mata pelajaran tak berubah

Untuk jenjang menengah atas ini, jumlah mata pelajaran tidak mengalami perubahan hanya saja waktu belajar tetap ditambah sekitar satu jam pelajaran per minggu. Sementara itu, diusulkan adanya integrasi vertikal dengal perguruan tinggi agar memudahkan anak-anak untuk melanjutkan pendidikan.

Bina life and career skills

Berbeda dengan tingkat SMA, untuk jenjang Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) pengguna industri akan dilibatkan dalam penyusunan kurikulum untuk SMK. Kemudian muncul usul agar diadakan semacam pendalaman materi berhubungan dengan life and career skills.

UN untuk kelas XI?

Kemudian untuk dua tingkatan ini juga ada saran terkait penyelenggaraan Ujian Nasional (UN) yang sebaiknya dilakukan pada kelas XI. Dengan majunya waktu UN, anak-anak SMK akan fokus untuk ujian sertifikasi keahlian pada kelas XII. Sedangkan anak-anak SMA akan berkonsentrasi untuk ujian masuk perguruan tinggi pada kelas XII.


Ikuti perkembangan berita ini dalam topik:
    EditorCaroline Damanik

    Terkini Lainnya

    Peti Matinya Dihancurkan, Lansia di China Dapat Kompensasi Rp 2 Juta

    Peti Matinya Dihancurkan, Lansia di China Dapat Kompensasi Rp 2 Juta

    Internasional
    Mulai Tahun Ini, Calon Jemaah Haji yang Meninggal Dunia Bisa Digantikan Keluarganya

    Mulai Tahun Ini, Calon Jemaah Haji yang Meninggal Dunia Bisa Digantikan Keluarganya

    Nasional
    Kepada Sudirman, Ganjar Minta Diajari Buka 5 Juta Lapangan Kerja dalam 5 Tahun

    Kepada Sudirman, Ganjar Minta Diajari Buka 5 Juta Lapangan Kerja dalam 5 Tahun

    Regional
    Partai Hijau di Australia Desak Legalisasi Ganja

    Partai Hijau di Australia Desak Legalisasi Ganja

    Internasional
    Kekuatan Jokowi Untuk Pilpres 2019 Dianggap Lebih Besar Daripada 2014

    Kekuatan Jokowi Untuk Pilpres 2019 Dianggap Lebih Besar Daripada 2014

    Nasional
    Kasus Korupsi Berlian Rp 208 Triliun, Parlemen Zimbabwe Panggil Mugabe

    Kasus Korupsi Berlian Rp 208 Triliun, Parlemen Zimbabwe Panggil Mugabe

    Internasional
    Tertimpa Boneka Beruang saat Tidur, Bayi 18 Bulan Meninggal

    Tertimpa Boneka Beruang saat Tidur, Bayi 18 Bulan Meninggal

    Internasional
    Politisi PDI-P Sebut Jokowi dan Prabowo Bisa Bersatu, Asalkan...

    Politisi PDI-P Sebut Jokowi dan Prabowo Bisa Bersatu, Asalkan...

    Nasional
    Ida Fauziyah Sebut Perempuan Paling Banyak Terdampak Kemiskinan di Jateng

    Ida Fauziyah Sebut Perempuan Paling Banyak Terdampak Kemiskinan di Jateng

    Regional
    Para Perempuan Pengelola Sampah untuk Selamatkan Bumi

    Para Perempuan Pengelola Sampah untuk Selamatkan Bumi

    Regional
    Sandiaga Bantah Bahas Bersatunya Jokowi-Prabowo Saat Bertemu Ketum PPP

    Sandiaga Bantah Bahas Bersatunya Jokowi-Prabowo Saat Bertemu Ketum PPP

    Nasional
    Berteduh di Pos Ronda, Warga Sukabumi Diduga Tewas Tersambar Petir

    Berteduh di Pos Ronda, Warga Sukabumi Diduga Tewas Tersambar Petir

    Regional
    Kota di AS Larang Polisinya Berlatih dengan Militer Israel

    Kota di AS Larang Polisinya Berlatih dengan Militer Israel

    Internasional
    Dilarang ke Pesta Ultah Teman, Gadis 14 Tahun Lompat dari Lantai 15

    Dilarang ke Pesta Ultah Teman, Gadis 14 Tahun Lompat dari Lantai 15

    Internasional
    Ganjar Tepis Anggapan soal Keterlambatan Pengadaan E-KTP di Jateng

    Ganjar Tepis Anggapan soal Keterlambatan Pengadaan E-KTP di Jateng

    Regional
    Close Ads X