Kompas.com - 20/11/2012, 09:27 WIB
Penulis Ali Sobri
|
EditorCaroline Damanik

JAKARTA, KOMPAS.com - Penerapan pendidikan antikorupsi di tingkat perguruan tinggi masih dalam tahap persiapan. Meski demikian, setidaknya pemerintah sudah mempersiapkan lebih dari 1.000 dosen untuk mampu memberikan mata kuliah tersebut kepada para mahasiswanya.

"Kami sudah melakukan training of trainers (TOT) pendidikan antikorupsi di beberapa perguruan tinggi di seluruh Indonesia. TOT-nya diberikan kepada 1.000 guru lebih dari sepuluh wilayah di Indonesia," ucap Direktur Pendidikan dan Pelayanan Masyarakat Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) Dedi A. Rachim kepada Kompas.com di Jakarta, Senin (19/11/2012).

Dedi menuturkan, penyelenggaraan pendidikan anti korupsi untuk mahasiswa bukan sekadar memberi pengetahuan korupsi belaka, tetapi juga menerapkan pendidikan karakter untuk usia dewasa.

"Karenanya perlu ada persiapan yang matang bagi para dosen untuk memberikan pendidikan karakter dan sekaligus budaya anti korupsi ini," ucapnya.

Dedi menambahkan, pihaknya (KPK) bersama dengan Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemdikbud), Institut Teknologi Bandung (ITB), Universitas Indonesia (UI), Universitas Padjajaran, Universitas Paramadina, dan Unversitas Negeri Semarang telah menyusun materi pendidikan antikorupsi khusus untuk perguruan tinggi.

"Perguruan tinggi memang lebih otonom dalam menentukan model pembelajarannya, tetapi untuk saat ini, kami menyarankan pemerintah untuk sudah menyebarkan surat edaran ke para pimpinan perguruan tinggi agar memasukkan pendidikan anti korupsi, baik sebagai mata kuliah wajib atau mata kuliah pilihan di kampunya," tandasnya.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.