DPR Minta Pelaksanaan Kurikulum Ditunda

Kompas.com - 05/12/2012, 08:26 WIB
|
EditorTjahja Gunawan Diredja

JAKARTA, KOMPAS.com — Panitia Kerja kurikulum di Komisi X DPR meminta pemerintah tidak memaksakan pelaksanaan kurikulum baru pada Juni 2013.

Sebab, implementasi yang tergesa-gesa hanya akan menimbulkan persoalan yang lebih rumit lagi dalam dunia pendidikan Indonesia. "Panja Kurikulum pekan lalu menyepakati akan meminta Mendikbud menunda pelaksanaan kurikulum baru. Para guru sebagai ujung tombak pelaksana kurikulum di sekolah saja belum disiapkan," kata anggota Panja Kurikulum, Ferdiansyah, di Jakarta, Rabu (5/12/2012).

Menurut Ferdiansyah, ketidakmampuan guru dalam melaksanakan kurikulum menyebabkan tujuan pendidikan nasional tidak tercapai dengan baik.

"Tapi, pemerintah bukannya serius menyiapkan guru dan melatih mereka. Yang terjadi, ya, ganti kurikulum tiap ganti Menteri," tutur Ferdiansyah.

Kurikulum 2006 atau yang dikenal dengan Kurikulum Tingkat Satuan Pendidikan (KTSP) yang berlaku hingga saat ini saja, kata Ferdiansyah, belum dipahami banyak guru.

"Ketika guru sedang mencoba memahami KTSP, tiba-tiba disuruh berubah lagi. Kebijakan seperti ini menyengsarakan masyarakat," kata Ferdiansyah.

Panja Kurikulum di Komisi X, ujar Ferdiansyah, belum membahas secara lebih mendalam soal kurikulum yang disiapkan pemerintah. Namun, mencermati perkembangan yang terjadi hingga masa uji publik, Panja Kurikulum secara internal akan meminta Komisi X menyampaikan sikap kepada pemerintah untuk menunda pelaksanaan kurikulum.

"Kenapa harus dilaksanakan Juni 2013? Apa sosialisasinya cukup bagi guru yang hanya beberapa bulan? Apa pelatihan guru yang benar, bukan ceramah, bisa dilakukan dengan waktu cepat? Jika kuriklulum ini dianggap perbaikan yang berdampak luar biasa pada masa depan Indonesia, ya, tentu harus dipastikan semua orang siap dan satu pemahaman untuk melaksanakannya," ungkap Ferdiansyah dari Fraksi Partai Golkar.

Baca tentang


    25th

    Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

    Syarat & Ketentuan
    Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
    Laporkan Komentar
    Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
    Close Ads X