Benahi Mutu Guru daripada Ganti Kurikulum

Kompas.com - 10/12/2012, 14:15 WIB

MERAUKE, KOMPAS.com — Penerapan kurikulum 2013 dinilai tidak akan berpengaruh pada peningkatan mutu pendidikan di Kabupaten Merauke, Provinsi Papua. Pemerintah diminta agar lebih memperhatikan peningkatan mutu guru.

Ketua Komisi A DPRD Merauke Dominikus Ulukyanan, Senin (10/12/2012), mengatakan, rencana perubahan Kurikulum Satuan Tingkat Pendidikan (KTSP) ke Kurikulum 2013 tidak akan membawa dampak apa pun untuk perbaikan mutu pendidikan di Merauke.

Para guru tidak akan mengubah metode mengajarnya selama ini. Yang penting bukan kurikulum yang diganti, melainkan kualitas guru yang harus dibenahi, kata Dominikus yang juga pernah menjadi guru SD.

Kemampuan guru di Merauke, terutama guru di daerah pedalaman, jauh tertinggal. Selama ini upaya meningkatkan kemampuan guru sangat minim.

Berdasarkan pengalamannya, penataran guru untuk menambah pengetahuan dan kemampuan guru pun bahkan sangat jarang diadakan. Banyak guru juga belum menempuh pendidikan minimal S-1. KTSP saja belum dikuasai guru, katanya.

Guru SMKN 1 Sota, Merauke, Alexander Tukom, mengaku belum tahu rencana perubahan KTSP ke Kurikulum 2013.

Menurutnya, perubahan kurikulum harus diikuti pelatihan yang memadai agar guru benar-benar menguasai kurikulum baru. Sebab, belajar dari pengalaman penerapan KTSP, sebagian guru hingga kini belum menguasainya karena minimnya pelatihan.


Ikuti perkembangan berita ini dalam topik:
    EditorRobert Adhi Ksp

    Close Ads X