Cermati Penghapusan Penjurusan di SMA - Kompas.com

Cermati Penghapusan Penjurusan di SMA

Kompas.com - 13/12/2012, 09:06 WIB

JAKARTA, KOMPAS.com - Penghapusan penjurusan di SMA dan diganti dengan peminatan sesuai Kurikulum 2013 perlu dikaji secara cermat. Dengan kondisi SMA yang sangat beragam di berbagai daerah, konsekuensi dari kebijakan ini harus dipersiapkan dari berbagai aspek.

Praktisi pendidikan Paul Suparno, Rabu (12/12), mengatakan, jika peminatan di SMA diberlakukan sejak kelas X, harus dipastikan pendidikan di SMP juga berkualitas baik sehingga siswa mengetahui potensi, bakat, dan minatnya. ”Asal pendidikan di SMP berjalan baik, tidak masalah peminatan sejak di kelas X. Masalahnya, kondisi pendidikan di bawahnya saja masih semrawut, bagaimana siswa bisa terarah dengan baik peminatannya,” kata Paul, yang merupakan pakar pendidikan Universitas Sanata Dharma, Yogyakarta.

Menurut Paul, meskipun peminatan diberlakukan di kelas X, tetap perlu fleksibilitas bagi siswa untuk mengubah pada tahun berikutnya. Idealnya, perlu satu tahun bagi siswa untuk bisa memahami minatnya setelah menjalani pendidikan di SMA.

”Ada anak yang menonjol bakatnya di bidang sains atau sosial. Namun, ada juga anak yang minatnya di tengah-tengah. Ini perlu dicermati betul supaya tidak salah memilih,” katanya.

Hal senada disampaikan E Baskoro Poedjinoegroho, pembina Kolese Kanisius. ”Kalau dari prinsipnya, pemikiran untuk memulai peminatan sejak kelas X baik. Ini bisa bagus kalau di SMP-nya juga bagus. Tetapi, kenyataannya bagaimana? Justru masalahnya, di Kurikulum 2013 ini terlihat semakin amburadul. Terlihat ketidaksinambungan antara kompetensi isi dan dasar dari jenjang SD, SMP, hingga SMA,” kata Baskoro.

Ajat Sudrajat, Ketua Musyawarah Kerja Kepala Sekolah Jawa Barat, mengemukakan, mata pelajaran yang ditawarkan di SMA tidak jauh berbeda dengan yang ada saat ini.

Paul mengatakan, perubahan kurikulum merupakan hal biasa. Akan tetapi, menjadi tanda tanya besar ketika pemerintah begitu tergesa-gesa menerapkan perubahan ini secara nasional.

Secara terpisah, Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Mohammad Nuh menjelaskan, Kurikulum 2013 masih menjalani uji publik. Sampai saat ini pun sistem penjurusan untuk SMA masih dibahas, apakah akan menggunakan sistem kredit semester atau sistem lain.(ELN/LUK)

 


Ikuti perkembangan berita ini dalam topik:
    EditorCaroline Damanik
    Komentar

    Terkini Lainnya

    Irak dan UEA Sepakat Bangun Kembali Masjid Agung di Kota Mosul

    Irak dan UEA Sepakat Bangun Kembali Masjid Agung di Kota Mosul

    Internasional
    Gatot: Apabila Republik Memanggil dan Rakyat Berkehendak, Saya Siap jadi Presiden

    Gatot: Apabila Republik Memanggil dan Rakyat Berkehendak, Saya Siap jadi Presiden

    Nasional
    Kepala Divisi Keuangan First Travel Modali Mantan Pacar Buka Salon Rp 60 Juta

    Kepala Divisi Keuangan First Travel Modali Mantan Pacar Buka Salon Rp 60 Juta

    Nasional
    Tokoh Nomor Dua Houthi Tewas dalam Serangan Udara Koalisi Arab Saudi

    Tokoh Nomor Dua Houthi Tewas dalam Serangan Udara Koalisi Arab Saudi

    Internasional
    Bos First Travel Tak Akui Beli Mobil Hingga Jalan-jalan Keliling Eropa Pakai Uang Perusahaan

    Bos First Travel Tak Akui Beli Mobil Hingga Jalan-jalan Keliling Eropa Pakai Uang Perusahaan

    Nasional
    Jaya Suprana Puji Drama Musikal Napi, Usul DPR Buat Hal yang Sama

    Jaya Suprana Puji Drama Musikal Napi, Usul DPR Buat Hal yang Sama

    Nasional
    Merasa Nama Baik Dicemarkan, Guntur Romli Melapor ke Polda Metro Jaya

    Merasa Nama Baik Dicemarkan, Guntur Romli Melapor ke Polda Metro Jaya

    Megapolitan
    Pemprov DKI Kirim Surat Jawaban soal Tanah Abang kepada Ombudsman Senin Sore

    Pemprov DKI Kirim Surat Jawaban soal Tanah Abang kepada Ombudsman Senin Sore

    Megapolitan
    14 Narapidana Lapas Manokwari Kabur dengan Mengancam Sipir

    14 Narapidana Lapas Manokwari Kabur dengan Mengancam Sipir

    Regional
    Saksi Jelaskan Kronologi Penipuan Hotel BCC, Terdakwa Tjipta Membantah

    Saksi Jelaskan Kronologi Penipuan Hotel BCC, Terdakwa Tjipta Membantah

    Regional
    Militer Israel Lancarkan Serangan ke Artileri Milik Rezim Suriah

    Militer Israel Lancarkan Serangan ke Artileri Milik Rezim Suriah

    Internasional
    Sampaikan 3 Tuntutan, Pengemudi Ojek 'Online' Tunggu Realisasi Janji Komisi V DPR

    Sampaikan 3 Tuntutan, Pengemudi Ojek "Online" Tunggu Realisasi Janji Komisi V DPR

    Megapolitan
    Ratusan Napi Gelar Drama Teater di TIM, Wiranto Nilai Istimewa

    Ratusan Napi Gelar Drama Teater di TIM, Wiranto Nilai Istimewa

    Nasional
    Hilang Dua Bulan, Seorang Pria Ditemukan Tewas di Pulau Tak Berpenghuni

    Hilang Dua Bulan, Seorang Pria Ditemukan Tewas di Pulau Tak Berpenghuni

    Internasional
    Dua Orang yang Ditemukan Lemas di Mobil Diduga Keracunan

    Dua Orang yang Ditemukan Lemas di Mobil Diduga Keracunan

    Regional
    Close Ads X