USU Siapkan 6.000 Kursi untuk Mahasiswa Baru

Kompas.com - 26/12/2012, 16:56 WIB
EditorBenny N Joewono

MEDAN, KOMPAS.com — Universitas Sumatera Utara (USU) menyiapkan sekitar enam ribu kursi dalam penerimaan mahasiswa baru tahun akademik 2013-2014 melalui jalur Seleksi Nasional Masuk Perguruan Tinggi Negeri (SNMPTN).

"Jumlahnya tidak berbeda jauh dengan kuota tahun lalu. Untuk tahun akademik 2013-1014, USU menerima sekitar enam ribuan mahasiswa baru," kata Rektor Universitas Sumatera Utara (USU) Prof Syahril Pasaibu, di Medan, Rabu (26/12/2012).

Namun, berbeda dengan tahun sebelumnya, tahun ini kuota untuk mahasiswa baru yang diterima masuk perguruan tinggi negeri (PTN) lebih banyak melalui jalur undangan, yakni 60 persen, sementara 40 persen lagi diterima melalui jalur ujian tulis.

"Program SNMPTN tahun ini memang sedikit berbeda dari tahun sebelumnya. Tahun ini lebih banyak diterima melalui jalur undangan yang pendaftarannya dilakukan secara online. Jalur undangan ini menggunakan nilai UN dan nilai rapor," katanya.

Sementara itu, Rektor Universitas Negeri Medan (Unimed) Prof Ibnu Hajar mengatakan, rencana Kemendikbud menggunakan hasil (UN) sebagai salah satu syarat untuk masuk jenjang pendidikan tinggi mulai diwujudkan dalam SNMPTN 2013.

Nilai UN tersebut ditambah nilai rapor menjadi salah satu syarat utama mendaftar SNMPTN 2013, yakni melalui jalur undangan atau 60 persen dari kuota penerimaan mahasiswa baru.

Jalur undangan ini hanya berlaku bagi siswa tamatan tahun 2013. Sementara siswa tamatan tahun 2012 dan 2011 masuk ke PTN tetap melalui jalur ujian tulis atau 40 persen dari kuota mahasiswa baru.

Sistem tersebut, lanjut dia, akan memberikan kesempatan kepada seluruh anak bangsa yang berprestasi akademik tinggi untuk memperoleh pendidikan tinggi.

Adapun syarat peserta SNMPTN 2013 mendatang adalah siswa SMA/SMK/MA yang mengikuti UN tahun ajaran 2013/2014 dan memiliki prestasi akademik di sekolah pada setiap semester.

Siswa harus mengantongi rekomendasi dari kepala sekolah dan harus memiliki Nomor Induk Siswa Nasional (NISN) serta terdaftar pada Pangkalan Data Sekolah dan Siswa (PDSS).

"Untuk PDSS ini, kepala sekolah yang akan mengisi. Nanti NISN dan password siswa akan dibagikan oleh sekolah untuk melakukan verifikasi," ujarnya.

Pengisian PDSS dimulai 17 Desember 2012 hingga 8 Februari 2013. Selanjutnya, peserta dapat memulai proses pendaftaran dengan memasukkan NISN dan password yang diterima dari sekolah. Jika telah selesai mendaftar, peserta dapat mencetak kartu bukti pendaftaran sebagai tanda bukti peserta SNMPTN 2013.

Untuk pilihan PTN, setiap peserta dapat memilih paling banyak dua opsi PTN yang diminati. Jika memilih satu PTN saja, peserta bebas memilih PTN mana saja.

Namun, jika memilih dua PTN, salah satu PTN harus berada di provinsi yang sama dengan sekolah asal atau provinsi terdekat.



25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
Close Ads X