UGM Terima 1.000 Mahasiswa Bidik Misi - Kompas.com

UGM Terima 1.000 Mahasiswa Bidik Misi

Kompas.com - 26/12/2012, 21:28 WIB

YOGYAKARTA, KOMPAS.com - Universitas Gadjah Mada Yogyakarta pada tahun ajaran 2013 akan menerima mahasiswa jalur beasiswa pendidikan untuk mahasiswa miskin sebanyak 1.000 orang.

"Jumlah itu turun sebanyak 102 mahasiswa dibandingkan dengan 2012 yang mencapai 1.102 orang," kata Direktur Kemahasiswaan Universitas Gadjah Mada (UGM) Senawi di Yogyakarta, Rabu (26/12/2012).

Menurut dia di sela-sela pembinaan dan pengarahan mahasiswa UGM penerima beasiswa pendidikan untuk mahasiswa miskin (bidik misi) 2012, jumlah mahasiswa penerima bidik misi pada 2013 itu, menurun karena beberapa pertimbangan.

"Pertimbangan itu di antaranya terkait dengan kualitas hidup mahasiswa penerima beasiswa yang sebagian besar justru kesulitan dalam mengatur keuangan yang minim," katanya.

Ia mengatakan mahasiswa penerima bidik misi hanya mendapatkan biaya hidup sebesar Rp 600.000 per bulan. Meskipun mereka dibebaskan dari uang Sumbangan Pengembangan Mutu Akademik (SPMA), jumlah uang itu kurang untuk biaya hidup sehari-hari.

"Pada 2012 sebenarnya UGM juga menargetkan penerimaan mahasiswa bidik misi 1.000 orang, tetapi diberlakukan tambahan 102 orang yang diambil dari data bidik misi tahun lalu yang tidak lolos. Pada 2013 UGM hanya membatasi menerima mahasiswa bidik misi sebanyak 1.000 orang," katanya.

Menurut dia, pada 2010 ada sebanyak 500 mahasiswa penerima bidik misi di UGM, kemudian pada 2011 meningkat menjadi 1.450 mahasiswa, tetapi pada 2012 turun menjadi 1.102 orang, dan 2013 turun lagi menjadi 1.000 mahasiswa.

"Mahasiswa UGM penerima bidik misi telah melalui beberapa tahap seleksi, mulai dari pendaftaran saat SMA dan penilaian berdasarkan nilai rapor semester tiga hingga lima," katanya.


EditorBenny N Joewono
Komentar

Terkini Lainnya

Dishub Tambah Durasi Lampu Hijau demi Urai Kemacetan di Pasar Tasik

Dishub Tambah Durasi Lampu Hijau demi Urai Kemacetan di Pasar Tasik

Megapolitan
Hakim Tunda Vonis 8 WN Taiwan Penyelundup 1 Ton Sabu-sabu

Hakim Tunda Vonis 8 WN Taiwan Penyelundup 1 Ton Sabu-sabu

Megapolitan
Bersama Dua Teman, Pria Ini Bergantian Perkosa Putri Kandungnya

Bersama Dua Teman, Pria Ini Bergantian Perkosa Putri Kandungnya

Internasional
Akademi Antikorupsi, Kuliah Singkat Lawan Korupsi dengan Metode 'E-Learning'

Akademi Antikorupsi, Kuliah Singkat Lawan Korupsi dengan Metode "E-Learning"

Nasional
Perpanjangan Waktu Ganjil-Genap Sudirman-Thamrin Mulai Diuji Coba Senin

Perpanjangan Waktu Ganjil-Genap Sudirman-Thamrin Mulai Diuji Coba Senin

Megapolitan
Mobil Tabrak Pipa Saluran Gas Bikin Rumah Berusia 60 Tahun Meledak

Mobil Tabrak Pipa Saluran Gas Bikin Rumah Berusia 60 Tahun Meledak

Internasional
Cak Imin Merasa Dipuji Jokowi soal Baliho Wajahnya Lebih Banyak Dibanding Promosi Asian Games

Cak Imin Merasa Dipuji Jokowi soal Baliho Wajahnya Lebih Banyak Dibanding Promosi Asian Games

Nasional
Pedagang di Jalan Jatibaru Akan Dipindah ke Lahan Milik Sarana Jaya

Pedagang di Jalan Jatibaru Akan Dipindah ke Lahan Milik Sarana Jaya

Megapolitan
Mantan Narapidana Korupsi Dianggap Tak Berhak Tempati Kursi Parlemen

Mantan Narapidana Korupsi Dianggap Tak Berhak Tempati Kursi Parlemen

Nasional
Berkat YouTube, Pria yang Hilang 40 Tahun Bertemu dengan Keluarganya

Berkat YouTube, Pria yang Hilang 40 Tahun Bertemu dengan Keluarganya

Internasional
Terlilit Utang, Pegawai BRI Kuras Dana Nasabah hingga Rp 562 Juta

Terlilit Utang, Pegawai BRI Kuras Dana Nasabah hingga Rp 562 Juta

Regional
Trump Siap Bekerja Ekstra Keras Demi Warga Jepang yang Diculik Korut

Trump Siap Bekerja Ekstra Keras Demi Warga Jepang yang Diculik Korut

Internasional
Satu Warga di Pulau Buru Terjangkit Penyakit Aneh, Diduga karena Merkuri

Satu Warga di Pulau Buru Terjangkit Penyakit Aneh, Diduga karena Merkuri

Regional
Jaksa Keberatan Fredrich Sebut Penyidik KPK Desersi Polri

Jaksa Keberatan Fredrich Sebut Penyidik KPK Desersi Polri

Nasional
Curi Kucing untuk Dijadikan Sup Tradisional, 2 Pria Ditangkap

Curi Kucing untuk Dijadikan Sup Tradisional, 2 Pria Ditangkap

Internasional
Close Ads X