Kompas.com - 27/12/2012, 18:43 WIB
EditorBenny N Joewono

SURABAYA, KOMPAS.com - Siswa dari sekolah tanpa NPSN (nomer pokok sekolah nasional) tidak akan bisa mengikuti Seleksi Nasional Masuk Perguruan Tinggi Negeri (SNMPTN) dan Seleksi Bersama Masuk Perguruan Tinggi Negeri (SBMPTN) 2013.

"Kalau tanpa NPSN berarti sekolah itu tidak terdaftar secara nasional, karena itu siswa dari sekolah tanpa NPSN tidak akan bisa mengikuti SNMPTN (jalur undangan) dan SBMPTN (jalur tulis)," kata Kepala Badan Akademik ITS, Dr Dra Ismaini Zain MSi, di Surabaya, Kamis (27/12/2012).

Ia mengemukakan hal itu setelah menyampaikan sosialisasi SNMPTN kepada pimpinan dari 170 SMA/SMK/MA negeri dan swasta se-Surabaya di SMKN 6 Surabaya yang bekerja sama dengan Dinas Pendidikan Kota Surabaya.

"Siswa yang tidak mempunyai NISN (nomer induk siswa nasional) masih bisa mengikuti SNMPTN dan SBMPTN, asalkan sekolahnya memiliki NPSN, sebab NISN tinggal memberi nomer 000... di depan NPSN. Soal itu sudah diatur dalam Klausal Sosialisasi SNMPTN 2013," katanya.

Bahkan, katanya, siswa yang harus mengikuti "remidial" (ujian ulang) di sekolahnya juga bisa mendaftar, karena Klausal Sosialisasi SNMPTN 2013 sudah mengatur tentang hal itu, yakni nilai yang belum "remidial" bisa ditulis, tapi setelah nilai "remidial" bisa diralat.

"Kepala Dinas Pendidikan Kota Surabaya Dr M Ikhsan SPsi MM yang datang dalam sosialisasi itu menjamin siswa yang tidak memiliki NISN hanya sedikit dan Dinas Pendidikan Kota Surabaya siap membantu siswa itu dengan memberi kode 000... pada NPSN yang dimiliki sekolahnya," katanya.

Dalam sosialisasi yang juga dihadiri Pembantu Rektor I ITS Prof Dr Ing Ir Herman Sasongko itu, dosen Jurusan Statistika ITS itu menjelaskan pola penerimaan mahasiswa baru 2013 ada tiga jalur yakni SNMPTN, SBMPTN dan program kemitraan dan mandiri (PKM).

"Jalur SNMPTN tetap ada, namun hanya dibuka untuk SNMPTN undangan. Dulunya, jalur SNMPTN ada jalur undangan dan tulis, sedang jalur tulis saat ini disebut SBMPTN, lalu jalur seleksi terakhir adalah PKM (program kemitraan dan mandiri)," katanya.

Untuk kuota, SNMPTN sebanyak 50 persen, jalur SBMPTN sejumlah 30 persen dan sisanya sebesar 20 persen untuk jalur PKM. "Karena itu, setiap PTN harus membuat daftar daya tampung untuk diinformasikan ke calon mahasiswa melalui website masing-masing PTN. Insya-Allah, info ITS sudah bisa diakses di www.its.ac.id pada Januari," katanya.

Karena persentase yang banyak di jalur SNMPTN itu, maka setiap sekolah diperbolehkan mendaftarkan seluruh siswanya untuk masuk seleksi jalur SNMPTN. Setelah Kota Surabaya, sosialisasi SNMPTN 2013 oleh tim ITS ini akan dilanjutkan ke Kabupaten Sidoarjo, Kamis (27/12/2012), serta Kota dan Kabupaten Pasuruan, Jumat (28/12/2012).

Halaman:


Video Pilihan

26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.