Sulit Alokasikan Waktu untuk Bahasa Daerah

Kompas.com - 07/01/2013, 14:06 WIB
|
EditorCaroline Damanik

KOMPAS.com — Jika pelajaran bahasa daerah dimasukkan ke pelajaran seni dan budaya, guru akan kesulitan mengalokasikan waktu yang lamanya empat jam.

”Kami harus berbagi waktu empat jam tersebut dengan pelajaran lain, seperti musik, seni ukir, membatik, dan bahasa Inggris,” kata Ketua Musyawarah Guru Mata Pelajaran (MGMP) Bahasa Jawa SMP Se-Kabupaten Kebumen, Jawa Tengah, Eko Wahyudi, pekan lalu.

Sekretaris MGMP Bahasa Jawa SMP Se-Purbalingga Prasetyo mengatakan, karena sangat penting untuk pendidikan karakter siswa, bahasa Jawa akan tetap diajarkan. (GRE)


Tak mau ketinggalan informasi seputar pendidikan dan beasiswa? Yuk follow Twitter @KompasEdu!

Baca tentang


    25th

    Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

    Syarat & Ketentuan
    Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
    Laporkan Komentar
    Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
    Close Ads X