Kompas.com - 06/02/2013, 21:29 WIB
EditorBenny N Joewono

DENPASAR, KOMPAS.com - Sebanyak 50 persen dari kuota jumlah mahasiswa baru Universitas Udayana (Unud) pada tahun akademik 2013/2014 akan diterima melalui jalur Seleksi Nasional Masuk Perguruan Tinggi Negeri (SNMPTN).

"Kapasitas penerimaan mahasiswa di Unud untuk tahun ini pada program reguler tidak berbeda jauh dibandingkan tahun sebelumnya yakni sekitar 3.483 orang. Itu belum termasuk mahasiswa dari luar negeri," kata Rektor Universitas Udayana Prof Dr Made Bakta, di Denpasar, Rabu (6/2/2013).

Secara umum, jelas dia, setiap tahun Unud menerima mahasiswa berkisar dari 3.500 hingga 4.000 orang. Sementara untuk seleksi penerimaannya tahun ini melalui dua jalur yakni jalur nasional dan mandiri.

Untuk jalur nasional itu terbagi dalam dua kategori yakni lewat SNMPTN dengan kuota 50 persen dan Seleksi Bersama Masuk Perguruan Tinggi Negeri (SBMPTN) sebanyak 30 persen. Sedangkan mekanisme jalur mandiri melalui Penulusuran Minat, Bakat dan Kemampuan (PMDK) dengan kuota 20 persen.

"Kriteria kelulusan SNMPTN berdasarkan nilai rapor dan prestasi. Tetapi bagi siswa yang sudah lulus SNMPTN ternyata tidak lulus ujian nasional, kelulusannya akan dibatalkan. Sementara SBMPTN itu jalur penerimaannya seratus persen lewat ujian tertulis," ujarnya.

Bakta menambahkan proses yang sudah berjalan hingga sekarang adalah melalui SNMPTN dan pendaftaran dibuka dari 1 Februari-8 Maret 2013, sedangkan proses seleksi dari 9-27 Mei 2013. Dijadwalkan pengumuman hasil seleksi pada 28 Mei mendatang atau empat hari setelah pengumuman Ujian Nasional.

"Jadwal tes SBMPTN yang resmi memang belum keluar, tetapi dalam rencana awal dijadwalkan pada 11-12 Juni 2013, dibuat bersamaan dengan pendaftaran ulang bagi siswa yang sudah lulus SNMPTN," ujarnya.

Untuk penerimaan mahasiswa lewat PMDK, lanjut dia, kriteria penerimaannya merupakan gabungan antara sistem dalam SNMPTN dengan SBMPTN. Dengan kata lain, sebanyak 50 persen dari kuota mahasiswa PMDK berdasarkan nilai rapor dan prestasi, sisanya 50 persen lagi berdasarkan hasil ujian tertulis.

"Tahapan penerimaan mahasiswa lewat PMDK hanya boleh dilaksanakan setelah selesai seleksi penerimaan mahasiswa lewat jalur nasional," kata Bakta.

Jika dibandingkan dengan kuota penerimaan mahasiswa pada tahun sebelumnya, saat itu 40 persen dari mahasiswa baru diterima melalui jalur mandiri dan 60 persen melalui jalur nasional.

"Kami tidak masalah dengan adanya ketentuan penerimaan mahasiswa yang baru, yang penting kami bisa mendapatkan hasil seleksi yang terbaik," ujar Bakta.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

 
Pilihan Untukmu


Video Pilihan

26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.