Besaran Bantuan Siswa Miskin Dinaikkan - Kompas.com

Besaran Bantuan Siswa Miskin Dinaikkan

Kompas.com - 12/02/2013, 12:26 WIB

JAKARTA, KOMPAS.com - Untuk mengurangi angka putus sekolah di kalangan anak-anak ekonomi rendah, Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan akan menaikkan harga satuan Bantuan Siswa Miskin untuk jenjang Sekolah Dasar (SD) dan Sekolah Menengah Pertama (SMP).

Menteri Pendidikan dan Kebudayaan, Mohammad Nuh, mengatakan bahwa jumlah anak yang memutuskan berhenti sebelum menyelesaikan SD tercatat sekitar 13 persen dari jumlah siswa SD di seluruh Indonesia. Sementara dari 87 persen yang lulus SD, hanya 56,7 persen yang melanjutkan ke SMP.

"Ini jauh sekali bedanya. Alasannya karena masalah biaya jadi tidak melanjutkan pendidikan," kata

Untuk itu, harga satuan Bantuan Siswa Miskin jenjang SD akan dinaikkan dari Rp. 300.000 menjadi Rp 560.000, kemudian untuk jenjang SMP dari Rp  500.000 menjadi Rp 780.000. Sementara untuk jenjang SMA dan SMK naik menjadi Rp 1.000.000 dari Rp 700.000.

"Tapi kalau untuk SMA dan SMK sudah dinaikkan saat ini. Tinggal SD dan SMP yang akan dinaikkan," ujar Nuh.

Anggaran untuk tahun ini diperkirakan akan meningkat daripada tahun lalu yang mencapai Rp 3,99 triliun dengan anak yang dibantu mencapai 8.085.000 anak termasuk mahasiswa Bidik Misi. Angka ini sendiri meningkat dari tahun 2011 yang hanya membantu sekitar 3,8 juta anak.

"Harapannya akan terus naik jumlah yang dibantu agar angka putus sekolah dapat berkurang," tandasnya.

 


EditorCaroline Damanik
Komentar

Terkini Lainnya

Saat Konser Rhoma Irama, Pendukung Sudirman-Ida Kenakan Kaus #2018GantiGubernurJateng

Saat Konser Rhoma Irama, Pendukung Sudirman-Ida Kenakan Kaus #2018GantiGubernurJateng

Regional
Irak dan UEA Sepakat Bangun Kembali Masjid Agung di Kota Mosul

Irak dan UEA Sepakat Bangun Kembali Masjid Agung di Kota Mosul

Internasional
Gatot: Apabila Republik Memanggil dan Rakyat Berkehendak, Saya Siap jadi Presiden

Gatot: Apabila Republik Memanggil dan Rakyat Berkehendak, Saya Siap jadi Presiden

Nasional
Kepala Divisi Keuangan First Travel Modali Mantan Pacar Buka Salon Rp 60 Juta

Kepala Divisi Keuangan First Travel Modali Mantan Pacar Buka Salon Rp 60 Juta

Nasional
Tokoh Nomor Dua Houthi Tewas dalam Serangan Udara Koalisi Arab Saudi

Tokoh Nomor Dua Houthi Tewas dalam Serangan Udara Koalisi Arab Saudi

Internasional
Bos First Travel Tak Akui Beli Mobil Hingga Jalan-jalan Keliling Eropa Pakai Uang Perusahaan

Bos First Travel Tak Akui Beli Mobil Hingga Jalan-jalan Keliling Eropa Pakai Uang Perusahaan

Nasional
Jaya Suprana Puji Drama Musikal Napi, Usul DPR Buat Hal yang Sama

Jaya Suprana Puji Drama Musikal Napi, Usul DPR Buat Hal yang Sama

Nasional
Merasa Nama Baik Dicemarkan, Guntur Romli Melapor ke Polda Metro Jaya

Merasa Nama Baik Dicemarkan, Guntur Romli Melapor ke Polda Metro Jaya

Megapolitan
Pemprov DKI Kirim Surat Jawaban soal Tanah Abang kepada Ombudsman Senin Sore

Pemprov DKI Kirim Surat Jawaban soal Tanah Abang kepada Ombudsman Senin Sore

Megapolitan
14 Narapidana Lapas Manokwari Kabur dengan Mengancam Sipir

14 Narapidana Lapas Manokwari Kabur dengan Mengancam Sipir

Regional
Saksi Jelaskan Kronologi Penipuan Hotel BCC, Terdakwa Tjipta Membantah

Saksi Jelaskan Kronologi Penipuan Hotel BCC, Terdakwa Tjipta Membantah

Regional
Militer Israel Lancarkan Serangan ke Artileri Milik Rezim Suriah

Militer Israel Lancarkan Serangan ke Artileri Milik Rezim Suriah

Internasional
Sampaikan 3 Tuntutan, Pengemudi Ojek 'Online' Tunggu Realisasi Janji Komisi V DPR

Sampaikan 3 Tuntutan, Pengemudi Ojek "Online" Tunggu Realisasi Janji Komisi V DPR

Megapolitan
Ratusan Napi Gelar Drama Teater di TIM, Wiranto Nilai Istimewa

Ratusan Napi Gelar Drama Teater di TIM, Wiranto Nilai Istimewa

Nasional
Hilang Dua Bulan, Seorang Pria Ditemukan Tewas di Pulau Tak Berpenghuni

Hilang Dua Bulan, Seorang Pria Ditemukan Tewas di Pulau Tak Berpenghuni

Internasional
Close Ads X