Buku Pelajaran Kelas I SD Penuh Gambar dan Warna - Kompas.com

Buku Pelajaran Kelas I SD Penuh Gambar dan Warna

Kompas.com - 13/02/2013, 17:37 WIB

JAKARTA, KOMPAS.com - Berbagai masukan dari banyak pihak terkait masalah buku ajar siswa pada kurikulum baru ini ternyata didengar oleh Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan. Kemdikbud merancang buku kelas satu sekolah dasar (SD) penuh dengan gambar berwarna.

Menteri Pendidikan dan Kebudayaan, Mohammad Nuh mengatakan bahwa buku untuk kelas satu SD lebih banyak memuat gambar dengan warna yang menarik dan tidak banyak tulisan agar anak tidak bosan saat belajar. Pasalnya, usia kelas satu SD memang belum saatnya membaca apalagi menulis.

"Isinya banyak gambar berwarna. Bagus gambarnya warna-warni. Tugasnya juga ada di dalamnya jadi anak langsung kerjakan di sini," kata Nuh di Kemdikbud, Jakarta, Rabu (13/2/2013).

Untuk buku kelas satu SD ini akan dikeluarkan sebanyak delapan macam sesuai dengan tema. Tiap tema ini akan diajarkan selama empat minggu. Sesuai dengan metode tematik integratif maka dalam satu buku tersebut sudah ada pelajaran matematika, bahasa Indonesia dan lain-lain.

"Hanya saja agama ada buku sendiri. Tidak di dalam buku tema ini. Ada enam buku agama disiapkan," ujar Nuh.

Selain itu dalam buku untuk kurikulum baru ini, nama Budi atau Ani tidak lagi muncul sebagai tokoh contoh. Sesuai dengan usulan banya pihak, nama tokoh contoh pada buku tersebut bermacam-macam untuk mewakili tiap daerah di wilayah Indonesia ini. Berikut nama tokoh contoh, Siti (Jawa), Beni (Sumatera, Batak), Lina (Manado), Udin (Sunda, Jawa), Dayu (Bali), dan Edo (Papua).

"Wajahnya beda-beda. Artinya, dari awal yang ingin kita bangun representasi dari Indonesia," jelas Nuh.

 


Ikuti perkembangan berita ini dalam topik:
    EditorCaroline Damanik
    Komentar

    Terkini Lainnya

    Dishub Tambah Durasi Lampu Hijau demi Urai Kemacetan di Pasar Tasik

    Dishub Tambah Durasi Lampu Hijau demi Urai Kemacetan di Pasar Tasik

    Megapolitan
    Hakim Tunda Vonis 8 WN Taiwan Penyelundup 1 Ton Sabu-sabu

    Hakim Tunda Vonis 8 WN Taiwan Penyelundup 1 Ton Sabu-sabu

    Megapolitan
    Bersama Dua Teman, Pria Ini Bergantian Perkosa Putri Kandungnya

    Bersama Dua Teman, Pria Ini Bergantian Perkosa Putri Kandungnya

    Internasional
    Akademi Antikorupsi, Kuliah Singkat Lawan Korupsi dengan Metode 'E-Learning'

    Akademi Antikorupsi, Kuliah Singkat Lawan Korupsi dengan Metode "E-Learning"

    Nasional
    Perpanjangan Waktu Ganjil-Genap Sudirman-Thamrin Mulai Diuji Coba Senin

    Perpanjangan Waktu Ganjil-Genap Sudirman-Thamrin Mulai Diuji Coba Senin

    Megapolitan
    Mobil Tabrak Pipa Saluran Gas Bikin Rumah Berusia 60 Tahun Meledak

    Mobil Tabrak Pipa Saluran Gas Bikin Rumah Berusia 60 Tahun Meledak

    Internasional
    Cak Imin Merasa Dipuji Jokowi soal Baliho Wajahnya Lebih Banyak Dibanding Promosi Asian Games

    Cak Imin Merasa Dipuji Jokowi soal Baliho Wajahnya Lebih Banyak Dibanding Promosi Asian Games

    Nasional
    Pedagang di Jalan Jatibaru Akan Dipindah ke Lahan Milik Sarana Jaya

    Pedagang di Jalan Jatibaru Akan Dipindah ke Lahan Milik Sarana Jaya

    Megapolitan
    Mantan Narapidana Korupsi Dianggap Tak Berhak Tempati Kursi Parlemen

    Mantan Narapidana Korupsi Dianggap Tak Berhak Tempati Kursi Parlemen

    Nasional
    Berkat YouTube, Pria yang Hilang 40 Tahun Bertemu dengan Keluarganya

    Berkat YouTube, Pria yang Hilang 40 Tahun Bertemu dengan Keluarganya

    Internasional
    Terlilit Utang, Pegawai BRI Kuras Dana Nasabah hingga Rp 562 Juta

    Terlilit Utang, Pegawai BRI Kuras Dana Nasabah hingga Rp 562 Juta

    Regional
    Trump Siap Bekerja Ekstra Keras Demi Warga Jepang yang Diculik Korut

    Trump Siap Bekerja Ekstra Keras Demi Warga Jepang yang Diculik Korut

    Internasional
    Satu Warga di Pulau Buru Terjangkit Penyakit Aneh, Diduga karena Merkuri

    Satu Warga di Pulau Buru Terjangkit Penyakit Aneh, Diduga karena Merkuri

    Regional
    Jaksa Keberatan Fredrich Sebut Penyidik KPK Desersi Polri

    Jaksa Keberatan Fredrich Sebut Penyidik KPK Desersi Polri

    Nasional
    Curi Kucing untuk Dijadikan Sup Tradisional, 2 Pria Ditangkap

    Curi Kucing untuk Dijadikan Sup Tradisional, 2 Pria Ditangkap

    Internasional
    Close Ads X