Kompas.com - 19/02/2013, 18:47 WIB
EditorCaroline Damanik

MADIUN, KOMPAS.com - Tunjangan Profesi Pendidik (TPP) Kota Madiun sebesar Rp 6,6 miliar belum dibayarkan. Dana ini belum dicairkan sejak tahun 2010.

Ketua Komisi II DPRD Kota Madiun Istono menyatakan, dana TPP yang belum terbayar itu menumpuk dari tiga periode. Pada tahun 2010, dana yang belum sempat cair yaitu sebesar Rp 2,7 miliar dari total anggaran sebesar Rp 3,7 miliar.

"Pada tahun 2010 itu masih tersisa 1 bulan," katanya, Selasa (19/2/2013).

Istono mengatakan, dana yang belum cair pada tahun 2010 tersebut sebenarnya diperuntukkan untuk 1.000 guru. Sementara itu, untuk tahun 2011, dana TPP yang belum dicairkan sebesar Rp 470 juta.

"Dan tahun 2012 kurang Rp 3,515 miliar bagi 1.570 guru," katanya.

TPP guru ini diberikan dengan nominal bervariatif tergantung pada besaran gaji, golongan, dan masa kerja guru. Namun, para guru, rata-rata mendapatkan TPP antara Rp 1,5 juta hingga Rp 2,5 juta per bulannya.

Persoalan nasional

Sementara itu, Kepala Dinas Pendidikan Kota Madiun Suyoto mengatakan, tertundanya pencairan dana TPP bukan hanya persoalan di Madiun.

"Ini bukan hanya permasalahan Madiun saja, tetapi masalah nasional," ujar Suyoto, Selasa (19/2/2013).

Dia mengatakan bahwa pihaknya sebenarnya sudah mengajukan kekurangan Rp 2,7 miliar pada Kementerian Keuangan dan Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan untuk TPP guru di tahun 2010. Pasalnya, anggaran yang ada pada saat itu hanya Rp 1,01 miliar sementara dana TPP yang mesti dikucurkan mencapai Rp 3,7 miliar.

Halaman Selanjutnya
Halaman:
 
Pilihan Untukmu


Video Pilihan

26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.