Kompas.com - 27/02/2013, 18:06 WIB
|
EditorAna Shofiana Syatiri

JAKARTA, KOMPAS.com - Kepala Dinas Pendidikan DKI Jakarta Taufik Yudi Mulyanto mengatakan, secara prinsip, mekanisme untuk memperoleh Kartu Jakarta Pintar (KJP) telah dipermudah. Sehingga, siswa yang kurang mampu bisa mendapatkannya hanya dengan memenuhi syarat yang dibutuhkan.

Adapun persyaratan untuk mendapatkan KJP, kata Taufik, adalah anak usia sekolah 7 hingga 19 tahun berdasarkan data PPLS dari BPS, terdaftar sebagai peserta didik, memiliki Nomor Induk Siswa Nasional (NISN) atau Nomor Induk Kependudukan (NIK), dan melampirkan Surat Keterangan Tidak Mampu (SKTM) atau surat pernyataan tidak mampu yang diketahui oleh RT/RW.

"Karena pada dasarnya kita masih punya back up data nama dan nomor induk siswa. Bahkan, dengan data RT/RW lebih akurat menurut saya, karena Pak RT dan Pak RW pasti tahu ini warganya seperti apa, layak atau tidak layak, begitu lho," kata Taufik di Balaikota Jakarta, Rabu (27/2/2013).

Sementara itu, apabila KJP tersebut salah sasaran kepada warga yang mampu, menurut Taufik, semua dapat disaring melalui arahan dari RT/RW setempat.

"Kalau ada warga yang mampu bikin surat pengantar, ya mestinya Pak RT yang tahu, bukan Kepala Dinas Pendidikan, apalagi kepala sekolah," ujarnya.

Ia menjelaskan, dalam tahun anggaran 2013, anggaran untuk KJP telah dialokasikan Rp 804 miliar. Anggaran tersebut dibagi dua, yaitu sebesar Rp 703 miliar dalam APBD DKI 2013, sedangkan sisanya Rp 101 miliar akan dianggarkan pada APBD Perubahan 2013.

Besaran KJP yang diterima siswa tingkat SD/SD Luar Biasa (SDLB)/ Madrasah Ibtidaiyah (MI) sebesar Rp 180.000 per bulan per peserta didik. Kemudian, peserta didik tingkat SMP/SMPLB/Madrasah Tsanawiyah (MA) sebesar Rp 210.000 per bulan per peserta didik.

Peserta didik tingkat SMA/SMALB/Madrasah Aliyah sebesar Rp 240.000 per bulan per peserta didik. Taufik juga menjelaskan, Dinas Pendidikan DKI memiliki website untuk mendapatkan informasi mengenai KJP yang dapat diakses melalui www.infokjp.net dan juga dapat menghubungi hotline SMS melalui 088801152095.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Baca tentang
     
    Pilihan Untukmu


    Video Pilihan

    26th

    Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

    Syarat & Ketentuan
    Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
    Laporkan Komentar
    Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
    komentar di artikel lainnya
    Close Ads
    Lengkapi Profil
    Lengkapi Profil

    Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.