Mendikbud Sosialisasikan Kurikulum 2013 Kepada Guru Perbatasan

Kompas.com - 09/03/2013, 22:48 WIB
EditorBenny N Joewono

SAMBAS, KOMPAS.com - Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Muhammad Nuh menyosialisasikan Kurikulum 2013 kepada ratusan guru di Kabupaten Sambas, Kalimantan Barat, termasuk yang bertugas di perbatasan.

Menurut M Nuh, Kurikulum 2013 merupakan hasil dari evaluasi kurikulum-kurikulum sebelumnya. "Hasilnya, kita butuh kurikulum yang memanusiakan manusia. Ini yang paling menonjol dari Kurikulum 2013," ujar M Nuh, Sabtu (9/3/2013).

Nuh mengatakan, ada tiga hal utama yakni ilmu pengetahuan, keterampilan, dan sikap. "Yang menonjol dari kurikulum tersebut di antaranya tentang sikap yang harus diperkuat," ujarnya.

Ia mencontohkan pendidikan agama di jenjang SD ditingkatkan dari tiga jam pelajaran menjadi empat jam. "Ada mata pelajaran tentang budi pekerti yang ingin kita masukkan di pelajaran Agama," ujarnya.

Menurut Nuh, bangsa ini merindukan kesantunan budi pekerti dari para generasi muda. Selain itu, pemerintah berupaya untuk meningkatkan dan membangkitkan kreatifitas anak melalui Kurikulum Tahun 2013.

Ia menjelaskan, kreativitas dapat dibangun dan direkayasa. "Dua pertiga dari kreativitas bisa dibangun dari dunia pendidikan," katanya.

Ia menyadari banyak pihak yang belum menerima Kurikulum 2013. Namun, baginya hal itu menunjukkan bahwa banyak yang peduli dengan dunia pendidikan di Indonesia.

Baca tentang


    25th

    Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

    Syarat & Ketentuan
    Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
    Laporkan Komentar
    Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
    Close Ads X