Politeknik Buka Program S-2 Terapan

Kompas.com - 11/03/2013, 03:00 WIB
Editor

Sambas Kompas - Sejumlah politeknik negeri mulai membuka program S-2 atau magister terapan pada tahun akademik 2013. Program ini dibuka untuk menyiapkan tenaga kerja terampil sekaligus memenuhi kebutuhan dosen politeknik yang minimal harus berpendidikan S-2 terapan.

Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Mohammad Nuh seusai peresmian Politeknik Negeri Sambas, di Kabupaten Sambas, Kalimantan Barat, Sabtu (9/3), mengatakan, politeknik yang disiapkan membuka program magister terapan ini merupakan politeknik unggulan. Selain itu, politeknik tersebut sudah memiliki program diploma empat atau sarjana terapan.

Adapun politeknik yang siap membuka program master terapan, yakni Politeknik Elektro Negeri Surabaya yang akan fokus membuka magister terapan di bidang elektronika dan teknologi informasi serta Politeknik Perkapalan Negeri Surabaya untuk magister bidang perkapalan.

Politeknik Manufaktur Bandung menyiapkan magister di bidang permesinan, sedangkan Politeknik Bandung untuk bidang teknik, seperti teknik sipil, kimia, dan lainnya. Adapun magister di bidang pertanian disiapkan di Politeknik Negeri Malang dan Politeknik Negeri Jember.

Menjadi negeri

Terkait perubahan Politeknik Terpikat Sambas, yang asalnya swasta menjadi Politeknik Negeri Sambas, kata Nuh, hal itu merupakan komitmen pemerintah untuk memperkuat daerah perbatasan Indonesia dengan negara tetangga. Setidaknya di setiap daerah perbatasan terdapat satu perguruan tinggi negeri (PTN).

”Kehadiran perguruan tinggi negeri akan menjadi sabuk pengaman nasional baik dari aspek sosial maupun budaya,” ujarnya.

Di sisi lain, kehadiran PTN juga menyangkut marwah atau harga diri bangsa supaya anak bangsa punya tempat kuliah yang baik, bahkan nanti bisa menjadi tempat kuliah negara tetangga.

Bupati Sambas Juliarti Alwi mengatakan, animo masyarakat untuk melanjutkan kuliah sebenarnya cukup tinggi. Namun, ketiadaan perguruan tinggi negeri di daerah membuat lulusan SMA/SMK dari Sambas kuliah ke Pontianak yang jaraknya sekitar lima jam perjalanan darat. Ada juga iming-iming kuliah di negeri tetangga Malaysia.

”Dengan adanya politeknik negeri di Sambas, kami yakin akan mendorong kemajuan daerah,” ujarnya. (ELN)

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.