Kurikulum Membentuk Siswa "Patuh" - Kompas.com

Kurikulum Membentuk Siswa "Patuh"

Kompas.com - 13/03/2013, 21:01 WIB

BANDUNG, KOMPAS.com — Guru Besar Ilmu Matematika Institut Teknologi Bandung, Iwan Pranoto, menyebut kurikulum adalah dokumen negara serta naskah budaya bangsa. Alasannya, kurikulum berisi proyeksi tentang manusia di masa mendatang yang bakal dibentuk melalui pendidikan.

Sayangnya, ujar Iwan, yang bisa ditangkap dari Kurikulum 2013 adalah siswa yang patuh, bukan siswa yang mampu berpikir inovatif. Itulah kesimpulan yang didapatkan sewaktu memeriksa dokumen Kurikulum 2013 yang beredar saat ini.

Dia menunjukkan matrik berisi kompetensi dasar dari pelajaran matematika untuk kelas I hingga VI. Semuanya diawali dengan kalimat "Menunjukkan perilaku patuh pada aturan dalam..." yang berarti perintah agar siswa patuh.

"Padahal, bukan seperti itu matematika. Biarkan mereka mencari sendiri cara yang terbaik untuk menjawab persoalan," kata Iwan.

Dia mengisahkan Sam Ratulangi, pahlawan nasional yang dikenal sebagai tokoh multidimensional. Menurut Iwan, Sam Ratulangi memiliki cara tersendiri dalam penjumlahan, yakni mendahulukan bilangan yang besar kemudian diikuti yang kecil. Meski tidak sama dengan cara penjumlahan yang diajarkan saat itu, cara berpikir Sam Ratulangi harusnya ditiru oleh siswa, bukan malah dikekang.

Dia pun membandingkan Kurikulum 2013 itu dengan di Massachusetts, Amerika Serikat, yang menggunakan pilihan kata, yakni mendorong pelajar untuk mengembangkan strategi dalam penjumlahan dan pengurangan. Begitu pula dari kurikulum di Qatar yakni "memilih, menggunakan, dan menjelaskan metode penjumlahan dan pengurangan..."

Pada kelas 12, lanjut Iwan, siswa bahkan diajak untuk membuat dugaan dengan kalimat kemungkinan seperti "bagaimana jika..." dan "bagaimana jika tidak..."

"Dari sini bisa terlihat, manusia seperti apakah yang ingin dibentuk melalui Kurikulum 2013," tutur Iwan.

Kembali lagi ke Indonesia, Iwan justru melihat Kurikulum 2004 justru lebih membebaskan peserta didiknya. Misalnya, penjelasan yang menggunakan bahasa "merancang dan melakukan proses penyelesaian masalah dengan memilih atau menggunakan suatu strategi."

Bila ada nilai moral yang diselipkan, bahasanya lebih universal seperti "menunjukkan sikap gigih dan percaya diri dalam menyelesaikan masalah"

Terkait nilai moral, Iwan mengkhawatirkan bahasa yang digunakan dalam Kurikulum 2013 ini seperti ditemui pada pelajaran ekonomi kelas XI, yakni penjelasan kompetensi dasar 1 berbunyi "melakukan kegiatan akuntansi berdasarkan ajaran agama yang dianut."


Ikuti perkembangan berita ini dalam topik:
    EditorRobert Adhi Ksp
    Komentar

    Terkini Lainnya

    Hakim Tunda Vonis 8 WN Taiwan Penyelundup 1 Ton Sabu-sabu

    Hakim Tunda Vonis 8 WN Taiwan Penyelundup 1 Ton Sabu-sabu

    Megapolitan
    Bersama Dua Teman, Pria Ini Bergantian Perkosa Putri Kandungnya

    Bersama Dua Teman, Pria Ini Bergantian Perkosa Putri Kandungnya

    Internasional
    Akademi Antikorupsi, Kuliah Singkat Lawan Korupsi dengan Metode 'E-Learning'

    Akademi Antikorupsi, Kuliah Singkat Lawan Korupsi dengan Metode "E-Learning"

    Nasional
    Perpanjangan Waktu Ganjil-Genap Sudirman-Thamrin Mulai Diuji Coba Senin

    Perpanjangan Waktu Ganjil-Genap Sudirman-Thamrin Mulai Diuji Coba Senin

    Megapolitan
    Mobil Tabrak Pipa Saluran Gas Bikin Rumah Berusia 60 Tahun Meledak

    Mobil Tabrak Pipa Saluran Gas Bikin Rumah Berusia 60 Tahun Meledak

    Internasional
    Cak Imin Merasa Dipuji Jokowi soal Baliho Wajahnya Lebih Banyak Dibanding Promosi Asian Games

    Cak Imin Merasa Dipuji Jokowi soal Baliho Wajahnya Lebih Banyak Dibanding Promosi Asian Games

    Nasional
    Pedagang di Jalan Jatibaru Akan Dipindah ke Lahan Milik Sarana Jaya

    Pedagang di Jalan Jatibaru Akan Dipindah ke Lahan Milik Sarana Jaya

    Megapolitan
    Mantan Narapidana Korupsi Dianggap Tak Berhak Tempati Kursi Parlemen

    Mantan Narapidana Korupsi Dianggap Tak Berhak Tempati Kursi Parlemen

    Nasional
    Berkat YouTube, Pria yang Hilang 40 Tahun Bertemu dengan Keluarganya

    Berkat YouTube, Pria yang Hilang 40 Tahun Bertemu dengan Keluarganya

    Internasional
    Terlilit Utang, Pegawai BRI Kuras Dana Nasabah hingga Rp 562 Juta

    Terlilit Utang, Pegawai BRI Kuras Dana Nasabah hingga Rp 562 Juta

    Regional
    Trump Siap Bekerja Ekstra Keras Demi Warga Jepang yang Diculik Korut

    Trump Siap Bekerja Ekstra Keras Demi Warga Jepang yang Diculik Korut

    Internasional
    Satu Warga di Pulau Buru Terjangkit Penyakit Aneh, Diduga karena Merkuri

    Satu Warga di Pulau Buru Terjangkit Penyakit Aneh, Diduga karena Merkuri

    Regional
    Jaksa Keberatan Fredrich Sebut Penyidik KPK Desersi Polri

    Jaksa Keberatan Fredrich Sebut Penyidik KPK Desersi Polri

    Nasional
    Curi Kucing untuk Dijadikan Sup Tradisional, 2 Pria Ditangkap

    Curi Kucing untuk Dijadikan Sup Tradisional, 2 Pria Ditangkap

    Internasional
    Begini Panduan Cara Berunding dengan Korut

    Begini Panduan Cara Berunding dengan Korut

    Internasional
    Close Ads X