Uang Kuliah UI Maksimal Rp 7,5 Juta - Kompas.com

Uang Kuliah UI Maksimal Rp 7,5 Juta

Kompas.com - 20/03/2013, 14:11 WIB

JAKARTA, KOMPAS.com — Universitas Indonesia akhirnya menentukan uang kuliah tunggal untuk tahun akademik 2013/2014. Tidak berbeda jauh dengan tahun sebelumnya, UI menetapkan batas maksimal UKT hingga Rp 7,5 juta. Nominal ini lebih rendah dibandingkan dengan Institut Teknologi Bandung.

Pejabat SementaraRektor UI Djoko Santoso mengatakan, UI sudah memastikan batas maksimal UKT sebesar Rp 7,5 juta. Namun tidak menutup kemungkinan ada mahasiswa yang membayar lebih rendah dibandingkan nominal UKT tersebut.

"Range-nya kan dari Rp 0 hingga Rp 7,5 juta. Jadi bisa saja itu ada yang Rp 4 juta. Kan lihat kemampuan keluarga si anak juga," kata Djoko saat dijumpai seusai penandatanganan Nota Kesepahaman antara 16 universitas negeri dan SMA unggulan CT Foundation di Gedung A Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan, Jakarta, Selasa (19/3/2013).

Dengan jangkauan UKT tersebut, mahasiswa tidak perlu lagi membayar uang pangkal atau uang tambahan lain, seperti uang wisuda atau uang praktikum yang biasanya dikenakan di luar biaya kuliah yang ada. Dengan demikian, nominal dalam UKT tersebut sudah mencakup semua kegiatan perkuliahan mahasiswa selama satu semester.

"Sudah cukup bayar sekali saja setiap semester. Enggak ada lagi dimintai uang di luar itu. Nanti di awal juga enggak ada lagi uang pangkal," jelas Djoko.

Kebijakan UKT ini nantinya akan diberlakukan bagi seluruh mahasiswa UI tahun akademik 2013/2014 yang masuk melalui berbagai jalur baik SNMPTN, SBMPTN, maupun Simak UI. "Lewat jalur mana saja berhak atas UKT ini selama mahasiswa reguler," katanya.

 


EditorCaroline Damanik
Komentar

Terkini Lainnya

Peti Matinya Dihancurkan, Lansia di China Dapat Kompensasi Rp 2 Juta

Peti Matinya Dihancurkan, Lansia di China Dapat Kompensasi Rp 2 Juta

Internasional
Mulai Tahun Ini, Calon Jemaah Haji yang Meninggal Dunia Bisa Digantikan Keluarganya

Mulai Tahun Ini, Calon Jemaah Haji yang Meninggal Dunia Bisa Digantikan Keluarganya

Nasional
Kepada Sudirman, Ganjar Minta Diajari Buka 5 Juta Lapangan Kerja dalam 5 Tahun

Kepada Sudirman, Ganjar Minta Diajari Buka 5 Juta Lapangan Kerja dalam 5 Tahun

Regional
Partai Hijau di Australia Desak Legalisasi Ganja

Partai Hijau di Australia Desak Legalisasi Ganja

Internasional
Kekuatan Jokowi Untuk Pilpres 2019 Dianggap Lebih Besar Daripada 2014

Kekuatan Jokowi Untuk Pilpres 2019 Dianggap Lebih Besar Daripada 2014

Nasional
Kasus Korupsi Berlian Rp 208 Triliun, Parlemen Zimbabwe Panggil Mugabe

Kasus Korupsi Berlian Rp 208 Triliun, Parlemen Zimbabwe Panggil Mugabe

Internasional
Tertimpa Boneka Beruang saat Tidur, Bayi 18 Bulan Meninggal

Tertimpa Boneka Beruang saat Tidur, Bayi 18 Bulan Meninggal

Internasional
Politisi PDI-P Sebut Jokowi dan Prabowo Bisa Bersatu, Asalkan...

Politisi PDI-P Sebut Jokowi dan Prabowo Bisa Bersatu, Asalkan...

Nasional
Ida Fauziyah Sebut Perempuan Paling Banyak Terdampak Kemiskinan di Jateng

Ida Fauziyah Sebut Perempuan Paling Banyak Terdampak Kemiskinan di Jateng

Regional
Para Perempuan Pengelola Sampah untuk Selamatkan Bumi

Para Perempuan Pengelola Sampah untuk Selamatkan Bumi

Regional
Sandiaga Bantah Bahas Bersatunya Jokowi-Prabowo Saat Bertemu Ketum PPP

Sandiaga Bantah Bahas Bersatunya Jokowi-Prabowo Saat Bertemu Ketum PPP

Nasional
Berteduh di Pos Ronda, Warga Sukabumi Diduga Tewas Tersambar Petir

Berteduh di Pos Ronda, Warga Sukabumi Diduga Tewas Tersambar Petir

Regional
Kota di AS Larang Polisinya Berlatih dengan Militer Israel

Kota di AS Larang Polisinya Berlatih dengan Militer Israel

Internasional
Dilarang ke Pesta Ultah Teman, Gadis 14 Tahun Lompat dari Lantai 15

Dilarang ke Pesta Ultah Teman, Gadis 14 Tahun Lompat dari Lantai 15

Internasional
Ganjar Tepis Anggapan soal Keterlambatan Pengadaan E-KTP di Jateng

Ganjar Tepis Anggapan soal Keterlambatan Pengadaan E-KTP di Jateng

Regional
Close Ads X