Guru Jadi Kunci Berhasilnya Kurikulum Baru

Kompas.com - 22/03/2013, 23:46 WIB

DENPASAR, KOMPAS.com — Kepala Lembaga Penjaminan Mutu Pendidikan (LPMP) Provinsi Bali Dr Made Alit Mariana, MPd, mengatakan, salah satu kunci keberhasilan pelaksanaan kurikulum baru yang mulai diterapkan pada Juli mendatang terletak pada kesiapan para guru.

"Para guru harus siap untuk menerapkan dan mengimplementasikan materi sesuai dengan kurikulum tersebut," kata Alit Mariana di Denpasar, Jumat (22/3/2013).

Ia mengatakan, walau tuntutan seperti itu, tetapi pemerintah terkesan lambat melatih para guru untuk mengimplementasikan kurikulum baru itu. Ia mengatakan, pendidikan dan pelatihan (diklat) guru yang awalnya direncanakan pada bulan Maret diundur menjadi April mendatang karena anggaran di Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendikbud) belum cair.

Hal tersebut, sambung Alit Mariana, dikhawatirkan berpengaruh terhadap kesiapan guru karena waktu pelatihan sangat singkat dan mepet dengan target pelaksanaan kurikulum baru itu.

"Awalnya pelatihan kepada guru-guru inti memang direncanakan Maret ini harus sudah dilakukan. Namun, karena anggaran di Kemendikbud belum cair, jadi pelatihan itu molor. Namun, kami memastikan pelatihan bisa digelar pertengahan April," katanya.

Menurutnya, anggaran program pendidikan tahun 2013 di Kemendikbud mestinya sudah bisa cair Januari lalu. Namun, ada perubahan anggaran sehingga masih harus melalui pengajuan dan pembahasan di DPR RI.

"Sebenarnya perubahan anggaran itu sudah disetujui di DPR RI dan saat ini sedang proses administrasi di Kementerian Keuangan dan diharapkan April bisa cair," katanya.

Alit Mariana lebih lanjut mengatakan, keterlambatan pencairan anggaran itu sangat berpengaruh terhadap program pemerintah pusat (Kemendikbud) dan karena LPMP merupakan kepanjangan tangan pusat, maka hal itu juga akan berpengaruh terhadap program yang akan dijalankan LPMP. Salah satunya, diklat guru dalam rangka persiapan implementasi kurikulum baru.

Menyinggung molornya pelatihan berpengaruh kepada kesiapan guru, dia mengatakan tidak terlalu berpengaruh. "Memang waktunya sangat singkat dan mempet, tetapi akan kami optimalkan pelatihan itu dan nanti juga akan ada pendampingan secara berkelanjutan, baik di kelas maupun juga melalui portal LPMP," katanya.

Ia mengatakan, untuk menyiasati belum cairnya anggaran, pihaknya bekerja sama dengan Disdikpora provinsi, kabupaten, dan kota untuk menyosialisasikan perubahan kurikulum itu. "Kami berharap kerja sama guru, kepala sekolah, dan pengawas menyiapkan implementasi kurikulum baru itu," katanya.

Sementara itu, anggota Komisi IV DPRD Bali Ketut Mandia menilai tertundanya pelatihan itu akan sangat berpengaruh kepada kesiapan guru dalam mengimplementasikan kurikulum baru. "Ini akan memengaruhi kesiapan guru melaksanakan kurikulum baru dan pada akhirnya impelementasinya tidak optimal," katanya.

Dikatakan, kalau pelatihan mundur dan nantinya berpengaruh terhadap kesiapan guru di daerah yang pada akhirnya mempengaruhi kualitas pendidikan di daerah, hal itu tanggung jawab pemerintah pusat. "Jangan salahkan kami di daerah, kalau nanti implementasi kurikulum tidak optimal," katanya.


EditorBenny N Joewono

Terkini Lainnya

BNN: Sepanjang 2018, 2 Juta Mahasiswa dan 1,5 Juta Pekerja Terlibat Narkoba

BNN: Sepanjang 2018, 2 Juta Mahasiswa dan 1,5 Juta Pekerja Terlibat Narkoba

Megapolitan
Mahasiswa Universitas Timor Tewas Ditikam Temannya saat Sedang Berdiskusi

Mahasiswa Universitas Timor Tewas Ditikam Temannya saat Sedang Berdiskusi

Regional
Sisihkan Gajinya Bagi Siswa Miskin, Guru di Kenya Ini Menang Hadiah Rp 14 Miliar

Sisihkan Gajinya Bagi Siswa Miskin, Guru di Kenya Ini Menang Hadiah Rp 14 Miliar

Internasional
Datangi Polda Metro, Joko Driyono Kembali Jalani Pemeriksaan Pagi Ini

Datangi Polda Metro, Joko Driyono Kembali Jalani Pemeriksaan Pagi Ini

Megapolitan
Anies Jajal Halte Transjakarta Bundaran HI yang Terintegrasi dengan Stasiun MRT

Anies Jajal Halte Transjakarta Bundaran HI yang Terintegrasi dengan Stasiun MRT

Megapolitan
Bayi Prabowo Lebih Agresif Saat Menyusui daripada Bayi Sandiaga (2)

Bayi Prabowo Lebih Agresif Saat Menyusui daripada Bayi Sandiaga (2)

Regional
KPU Fasilitasi Kampanye Peserta Pemilu di Media Massa

KPU Fasilitasi Kampanye Peserta Pemilu di Media Massa

Nasional
BPN Prabowo-Sandiaga Luncurkan Aplikasi Kawal Suara Pemilu 2019

BPN Prabowo-Sandiaga Luncurkan Aplikasi Kawal Suara Pemilu 2019

Nasional
Begini Cara TM Ragunan Mengembangbiakkan Harimau Sumatera

Begini Cara TM Ragunan Mengembangbiakkan Harimau Sumatera

Megapolitan
KPK Lakukan Pencegahan Korupsi Terintegrasi di Provinsi Maluku

KPK Lakukan Pencegahan Korupsi Terintegrasi di Provinsi Maluku

Nasional
Peserta Pemilu Dilarang Beri Uang Transportasi untuk Kampanye Terbuka

Peserta Pemilu Dilarang Beri Uang Transportasi untuk Kampanye Terbuka

Regional
Di Gunung Tidar, Gubernur Ganjar dan Warga Gelar Slametan Puser Bumi

Di Gunung Tidar, Gubernur Ganjar dan Warga Gelar Slametan Puser Bumi

Nasional
Plt Bupati Cianjur Sarankan Kotak Suara Pemilu Dibuat Transparan

Plt Bupati Cianjur Sarankan Kotak Suara Pemilu Dibuat Transparan

Regional
Kisah Pilu Taufik, Malaikat Kecil Penyelamat Turis Malaysia yang Jadi Tulang Punggung Keluarga (1)

Kisah Pilu Taufik, Malaikat Kecil Penyelamat Turis Malaysia yang Jadi Tulang Punggung Keluarga (1)

Regional
[POPULER MEGAPOLITAN] Anies Berterima Kasih ke Sutiyoso hingga Ahok | Cerita Sutiyoso soal Mimpi MRT

[POPULER MEGAPOLITAN] Anies Berterima Kasih ke Sutiyoso hingga Ahok | Cerita Sutiyoso soal Mimpi MRT

Megapolitan


Close Ads X