Daftar Uang Kuliah Tunggal Segera Dirilis - Kompas.com

Daftar Uang Kuliah Tunggal Segera Dirilis

Kompas.com - 25/03/2013, 07:36 WIB

JAKARTA, KOMPAS.com - Daftar Uang Kuliah Tunggal (UKT) sebagai patokan untuk pembiayaan pendidikan tinggi akan segera dirilis pada awal pekan ini oleh Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendikbud). Hingga saat ini, belum semua universitas menentukan nominal UKT untuk tahun akademik 2013/2014.

Menteri Pendidikan dan Kebudayaan, Mohammad Nuh, mengatakan bahwa pembahasan terkait UKT ini terus dilakukan. Namun hasilnya harus segera dapat dibagikan ke publik paling lambat pada pekan depan sehingga dapat digunakan masyarakat sebagai pedoman dalam menentukan pilihan universitas dan program studi yang diminati.

"Masih terus dibahas sampai saat ini. Insya Allah, Senin sudah bisa dirilis untuk masalah UKT," kata Nuh di Kantor Kemendikbud, Jakarta, Jumat (22/3/2013).

Pasalnya, daftar UKT ini dijanjikan akan terbit pada akhir bulan Februari. Namun pada kenyataannya, hingga jelang bulan April daftar tersebut masih dibahas oleh pihak kementerian dengan universitas negeri yang ada di seluruh Indonesia dan belum bisa dirilis ke publik.

Menurut Nuh, kendala yang dialami dalam penentuan UKT ini terkait dengan penghitungan biaya masing-masing universitas. Yang dibicarakan bukan hanya sekadar uang kuliah saja tapi juga biaya lain yang biasanya dibayarkan mahasiswa di luar biaya kuliah.

"Hal itu butuh data yang pasti dari universitas langsung agar jelas peruntukannya juga," ujar Nuh.

Seperti diketahui, saat ini yang sudah dipastikan menentukan UKT adalah Institut Teknologi Bandung (ITB), Universitas Indonesia (UI) dan Institut Pertanian Bogor (IPB). Ketiganya menggunakan jangkauan minimal hingga maksimal untuk UKT ini. Adapun ITB menentukan UKT dari Rp. 0-Rp. 10.000.000, kemudian UI dari Rp. 0-Rp. 7.500.000 dan IPB dari Rp. 0-Rp. 8.000.000.

 


Ikuti perkembangan berita ini dalam topik:
    EditorCaroline Damanik

    Terkini Lainnya

    Dishub Tambah Durasi Lampu Hijau demi Urai Kemacetan di Pasar Tasik

    Dishub Tambah Durasi Lampu Hijau demi Urai Kemacetan di Pasar Tasik

    Megapolitan
    Hakim Tunda Vonis 8 WN Taiwan Penyelundup 1 Ton Sabu-sabu

    Hakim Tunda Vonis 8 WN Taiwan Penyelundup 1 Ton Sabu-sabu

    Megapolitan
    Bersama Dua Teman, Pria Ini Bergantian Perkosa Putri Kandungnya

    Bersama Dua Teman, Pria Ini Bergantian Perkosa Putri Kandungnya

    Internasional
    Akademi Antikorupsi, Kuliah Singkat Lawan Korupsi dengan Metode 'E-Learning'

    Akademi Antikorupsi, Kuliah Singkat Lawan Korupsi dengan Metode "E-Learning"

    Nasional
    Perpanjangan Waktu Ganjil-Genap Sudirman-Thamrin Mulai Diuji Coba Senin

    Perpanjangan Waktu Ganjil-Genap Sudirman-Thamrin Mulai Diuji Coba Senin

    Megapolitan
    Mobil Tabrak Pipa Saluran Gas Bikin Rumah Berusia 60 Tahun Meledak

    Mobil Tabrak Pipa Saluran Gas Bikin Rumah Berusia 60 Tahun Meledak

    Internasional
    Cak Imin Merasa Dipuji Jokowi soal Baliho Wajahnya Lebih Banyak Dibanding Promosi Asian Games

    Cak Imin Merasa Dipuji Jokowi soal Baliho Wajahnya Lebih Banyak Dibanding Promosi Asian Games

    Nasional
    Pedagang di Jalan Jatibaru Akan Dipindah ke Lahan Milik Sarana Jaya

    Pedagang di Jalan Jatibaru Akan Dipindah ke Lahan Milik Sarana Jaya

    Megapolitan
    Mantan Narapidana Korupsi Dianggap Tak Berhak Tempati Kursi Parlemen

    Mantan Narapidana Korupsi Dianggap Tak Berhak Tempati Kursi Parlemen

    Nasional
    Berkat YouTube, Pria yang Hilang 40 Tahun Bertemu dengan Keluarganya

    Berkat YouTube, Pria yang Hilang 40 Tahun Bertemu dengan Keluarganya

    Internasional
    Terlilit Utang, Pegawai BRI Kuras Dana Nasabah hingga Rp 562 Juta

    Terlilit Utang, Pegawai BRI Kuras Dana Nasabah hingga Rp 562 Juta

    Regional
    Trump Siap Bekerja Ekstra Keras Demi Warga Jepang yang Diculik Korut

    Trump Siap Bekerja Ekstra Keras Demi Warga Jepang yang Diculik Korut

    Internasional
    Satu Warga di Pulau Buru Terjangkit Penyakit Aneh, Diduga karena Merkuri

    Satu Warga di Pulau Buru Terjangkit Penyakit Aneh, Diduga karena Merkuri

    Regional
    Jaksa Keberatan Fredrich Sebut Penyidik KPK Desersi Polri

    Jaksa Keberatan Fredrich Sebut Penyidik KPK Desersi Polri

    Nasional
    Curi Kucing untuk Dijadikan Sup Tradisional, 2 Pria Ditangkap

    Curi Kucing untuk Dijadikan Sup Tradisional, 2 Pria Ditangkap

    Internasional
    Close Ads X