Berbagi Pelajaran Berharga tentang Belajar di AS - Kompas.com

Berbagi Pelajaran Berharga tentang Belajar di AS

Kompas.com - 27/03/2013, 17:55 WIB

KOMPAS.com — Pendidikan di luar negeri tidak selalu berarti lebih baik daripada pendidikan di dalam negeri. Namun, melanjutkan studi ke luar negeri diyakini bisa memberikan perspektif yang luas bagi seseorang sekaligus melatihnya untuk mandiri dan percaya diri.

Melalui berbagai jalan untuk bisa melanjutkan studi ke Amerika Serikat, baik dengan biaya sendiri maupun dengan bantuan dana studi, ribuan generasi muda Indonesia berangkat dan telah menyelesaikan studi di Negeri Paman Sam itu. Segelintir dari mereka memiliki keinginan agar makin banyak generasi muda Indonesia yang mengecap pendidikan di luar negeri dengan baik.

Berbagi tak perlu melalui cara yang rumit. Para mahasiswa Indonesia yang melanjutkan studi di sejumlah universitas ternama, di antaranya Harvard dan Massachusetts Institute of Technology (MIT), mencoba berbagi pengalaman dan tips untuk melanjutkan studi di AS melalui situs web Indonesia Mengglobal.

Banyak kisah dan tips dari mereka akan tampil secara rutin di Kompas.com melalui topik khusus Indonesia Mengglobal Berbagi, mulai hari ini, Rabu (27/3/2013). Pengalaman dan tips dari Indonesia Mengglobal akan memperkaya wawasan kita tentang studi di AS.

"Melalui Indonesia Mengglobal, kami ingin mendorong generasi muda Indonesia agar mampu bersaing dan bekerja sama dengan generasi muda di seluruh dunia. Kami ingin membuka wawasan masyarakat mengenai berbagai peluang belajar di luar negeri yang sangat terjangkau dengan berbagai sumber daya yang tersedia," ungkap Stevia Angesty dari tim Indonesia Mengglobal kepada Kompas.com.

"Dengan berbagi pengalaman dan tips kami selama belajar di luar negeri, kami berharap dapat membekali pembaca dengan informasi yang akurat dan optimisme untuk meraih pendidikan berkualitas internasional. Pendidikan di luar negeri tidak hanya memiliki kualitas yang tinggi tetapi juga memberikan pengalaman dan kesadaran multikultural yang penting dimiliki oleh calon-calon pemimpin negeri di masa globalisasi ini," tambahnya.

Selamat belajar!

 


Ikuti perkembangan berita ini dalam topik:
    EditorCaroline Damanik

    Terkini Lainnya

    Kala Bekasi Menuntut Hibah Rp 2,09 Triliun dari DKI...

    Kala Bekasi Menuntut Hibah Rp 2,09 Triliun dari DKI...

    Megapolitan
    Saudi Pastikan Penyebab Kematian Khashoggi, Begini Reaksi Trump

    Saudi Pastikan Penyebab Kematian Khashoggi, Begini Reaksi Trump

    Internasional
    Komnas HAM Kritik Sikap Pemerintah yang Tak Penuhi Hak Warga Penghayat Kepercayaan

    Komnas HAM Kritik Sikap Pemerintah yang Tak Penuhi Hak Warga Penghayat Kepercayaan

    Nasional
    4 Fakta Baru Kasus Vlog Ahmad Dhani, Dugaan Kriminalisasi hingga Janji Tak Akan Lari

    4 Fakta Baru Kasus Vlog Ahmad Dhani, Dugaan Kriminalisasi hingga Janji Tak Akan Lari

    Regional
    Guru Bahasa Didorong Kuasai Multi Literasi

    Guru Bahasa Didorong Kuasai Multi Literasi

    Edukasi
    Tahun Keempat Jokowi-JK, Angin Segar bagi PNS, TNI, Polri, dan Pensiunan...

    Tahun Keempat Jokowi-JK, Angin Segar bagi PNS, TNI, Polri, dan Pensiunan...

    Nasional
    Rekonstruksi Menguak 5 Fakta Baru dalam Kasus 'Peluru Nyasar' DPR RI

    Rekonstruksi Menguak 5 Fakta Baru dalam Kasus "Peluru Nyasar" DPR RI

    Megapolitan
    Beasiswa Penuh Program S2 Inggris dari Chevening

    Beasiswa Penuh Program S2 Inggris dari Chevening

    Edukasi
    Gubernur NTT: ASN Boleh Kaya, tetapi Harus Kerja seperti Tanam Bawang

    Gubernur NTT: ASN Boleh Kaya, tetapi Harus Kerja seperti Tanam Bawang

    Regional
    Kabar Dunia Sepekan: Raibnya Jurnalis Saudi, hingga Ancaman Putin

    Kabar Dunia Sepekan: Raibnya Jurnalis Saudi, hingga Ancaman Putin

    Internasional
    Ketika 7 Tarian Nusantara Pukau Publik Chile di Peñaflor...

    Ketika 7 Tarian Nusantara Pukau Publik Chile di Peñaflor...

    Internasional
    Di Rusia, Ridwan Kamil Singgung 'One Village One Company' dan 'Happiness Program' untuk Jawa Barat

    Di Rusia, Ridwan Kamil Singgung "One Village One Company" dan "Happiness Program" untuk Jawa Barat

    Regional
    Saudi Akui Jamal Khashoggi Tewas di Gedung Konsulat akibat Bertikai

    Saudi Akui Jamal Khashoggi Tewas di Gedung Konsulat akibat Bertikai

    Internasional
    Kalyana Anjani Jadi Lulusan Termuda ITB pada Usia 18 Tahun, Ini Rahasianya

    Kalyana Anjani Jadi Lulusan Termuda ITB pada Usia 18 Tahun, Ini Rahasianya

    Regional
    'Saya Kaget Pengurusan PTSL Nol Biayanya...'

    "Saya Kaget Pengurusan PTSL Nol Biayanya..."

    Megapolitan

    Close Ads X