Nuh: Penolak Kurikulum 2013 Bukan Pemain Inti

Kompas.com - 30/03/2013, 02:22 WIB
Penulis Riana Afifah
|
EditorAna Shofiana Syatiri

KENDAL, KOMPAS.com — Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Mohammad Nuh enggan mendengarkan penolakan terhadap Kurikulum 2013. Sebab, kata dia, penolakan dilakukan bukan oleh pemain inti.

"Perdebatannya bukan pada pemain inti yang bertanggung jawab langsung terhadap adanya kurikulum ini," kata Nuh saat dijumpai di Kantor Bupati Kendal, Jumat (29/3/2013).

Sejauh ini, kata Nuh, penyelenggara maupun pengelola sekolah, baik negeri maupun swasta yang berpengaruh, menerima adanya perubahan kurikulum. Mereka berasal dari Nahdlatul Ulama (NU), Muhammadiyah, dan Majelis Pendidikan Kristen.

"Mereka ini tidak ada yang menolak. Yang ramai nolak itu yang enggak punya sekolahan dan bukan pengelola sekolahan," ujarnya.

Awalnya Nuh berjanji akan mempertimbangkan betul apabila arus penolakan terhadap kurikulum ini berasal langsung dari NU, Muhammadiyah, atau Majelis Pendidikan Kristen. Namun, saat ini pandangan yang mengemuka justru berasal dari pihak yang tidak berkepentingan langsung.

"Kalau memang yang menolak itu berkepentingan langsung, pasti akan dipertimbangkan betul. Tapi, ramainya pandangan ini tidak signifikan karena bukan yang berkepentingan langsung," tandasnya.

Baca tentang


    Rekomendasi untuk anda
    25th

    Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

    Syarat & Ketentuan
    Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
    Laporkan Komentar
    Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
    Close Ads X