Kompas.com - 11/04/2013, 13:25 WIB
Penulis Riana Afifah
|
EditorAna Shofiana Syatiri

JAKARTA, KOMPAS.com - Pencairan dana untuk mahasiswa bidik misi yang kuliah di Perguruan Tinggi Negeri maupun Perguruan Tinggi Swasta kini disalurkan langsung pada mahasiswanya melalui bank penyalur yang ditunjuk oleh Dirjen Dikti.

Direktur Direktorat Pembelajaran dan Kemahasiswaan Ditjen Dikti Illah Sailah mengatakan, penyaluran secara langsung ini sesuai dengan adanya peraturan Kementerian Keuangan. Hal itu juga untuk mengantisipasi keterlambatan yang terkadang dikeluhkan oleh para mahasiswa bidik misi.

"Ada aturan dari Kemenkeu kalau semua bantuan sosial harus langsung ke sasaran. Jadi yang dulunya lewat perguruan tinggi sekarang tidak lagi," kata Illah saat dihubungi, Kamis (11/4/2013).

Namun, penyaluran secara langsung ke 88.142 mahasiswa ini tidak bisa dilakukan oleh Dikti. Maka, akan ditunjuk satu bank penyalur agar tidak ada kesalahan data yang berakibat pada gagalnya pengiriman dana bidik misi pada mahasiswa.

"Nanti semua mahasiswa bidik misi akan dibantu oleh kampusnya untuk membuka rekening di bank tersebut dan tidak perlu ada setoran awal," jelas Illah.

Ia juga mengungkapkan bahwa Menteri Pendidikan dan Kebudayaan telah meminta agar dana beasiswa ini diperlukan seperti gaji, sehingga tidak ada pemblokiran lagi seperti yang terjadi tahun ini.

"Peruntukannya kan jelas. Jadi tidak perlu ada pemblokiran. Karena efeknya kan anak-anak ini yang bermasalah," tandasnya.

Seperti diketahui, program beasiswa bidik misi ini diperuntukkan bagi anak-anak dari keluarga miskin yang memiliki kemampuan akademis unggul agar dapat meneruskan pendidikan tinggi. Selama mengikuti program ini, anak-anak ini berhak atas biaya hidup sebesar Rp 3,6 juta per semester dan biaya kuliah sebesar Rp 2,4 juta per semester.



25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
Close Ads X