Penyelenggaraan UN di 11 Provinsi Ditunda - Kompas.com

Penyelenggaraan UN di 11 Provinsi Ditunda

Kompas.com - 14/04/2013, 11:50 WIB

JAKARTA, KOMPAS.com -  Penyelenggaraan ujian nasional (UN) jenjang pendidikan menengah yang seharusnya dimulai Senin (15/4/2013) di sejumlah provinsi daerah terpaksa ditunda. Keputusan menunda pelaksanaan UN SMA/SMALB/SMK/Paket C tersebut sudah disampaikan Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendikbud) ke daerah.

Penundaan UN SMA sederajat di sejumlah provinsi tersebut akibat naskah soal UN yang belum juga sampai di daerah. Kemendikbud pun telah menyampaikan penundaan  pelaksanaan UN ke daerah-daerah.

Khairil A Notodiputro, Kepala Badan Penelitian dan Pengembangan, Kemendikbud, melalaui pesan BBM di Jakarta, Minggu (14/3/2013), penundaan dilaksanakan di 11 provinsi. Adapun di Jawa dan Sumatera UN SMA sederajat tetap dimulai Senin besok. Khairil mengatakan UN mata pelajaran hari pertama  Senin digeser ke Jumat; UN mata pelajaran hari kedua digeser dari Selasa ke Senin minggu berikutnya. "Jam pelaksanaan tetap dan untuk mata pelajaran hari ketiga dan keempat tetap tidak ada pergeseran jadwal," ujar Khairil.

Adapun 11 provinsi yang pelaksanaan UN-nya pada Senin besok ditunda yakni di Nusa Tenggara Barat (NTB), Nusa Tenggara Timur (NTT), Kalimantan Timur, Kalimantan Selatan, Bali, Sulawesi Utara, Sulawesi Barat, Sulawesi Tenggara, Sulawesi Tengah, Sulawesi Selatan, dan Gorontalo. 


EditorRobert Adhi Ksp

Terkini Lainnya

Kapal Tugboat Tenggelam di Perairan Kepri, 5 ABK Selamat

Kapal Tugboat Tenggelam di Perairan Kepri, 5 ABK Selamat

Regional
Begini Tahapan Tilang ETLE hingga STNK Kendaraan Diblokir

Begini Tahapan Tilang ETLE hingga STNK Kendaraan Diblokir

Megapolitan
Cerita Ayah yang Anaknya Tewas Tersetrum di Kandang Ayam Saat Kejar Layang-layang

Cerita Ayah yang Anaknya Tewas Tersetrum di Kandang Ayam Saat Kejar Layang-layang

Regional
Hujan Diprediksi Guyur Jabodetabek Sepanjang Hari Ini

Hujan Diprediksi Guyur Jabodetabek Sepanjang Hari Ini

Megapolitan
5 Inovasi Pendidikan Tinggi untuk Hasilkan Lulusan di Industri 4.0

5 Inovasi Pendidikan Tinggi untuk Hasilkan Lulusan di Industri 4.0

Edukasi
Menaker Soroti Angka Pengangguran yang Masih Tinggi di Depok

Menaker Soroti Angka Pengangguran yang Masih Tinggi di Depok

Megapolitan
Menteri Jonan: Perpres Mobil Listrik Segera Keluar

Menteri Jonan: Perpres Mobil Listrik Segera Keluar

Regional
Rangkaian Fakta Kematian Sariman yang Tergilas Mesin Giling di Bekasi

Rangkaian Fakta Kematian Sariman yang Tergilas Mesin Giling di Bekasi

Megapolitan
BERITA POPULER JABODETABEK: Bentrokan di Tanah Abang, Surat BTP dari Penjara, hingga 800 STNK Diblokir

BERITA POPULER JABODETABEK: Bentrokan di Tanah Abang, Surat BTP dari Penjara, hingga 800 STNK Diblokir

Megapolitan
Joget Prabowo dan Pijatan Sandi di Forum Debat Dinilai Tak Etis

Joget Prabowo dan Pijatan Sandi di Forum Debat Dinilai Tak Etis

Nasional
Ada Fenomena 'Supermoon', BMKG Peringatkan Pasang Air Laut di Sejumlah Daerah

Ada Fenomena "Supermoon", BMKG Peringatkan Pasang Air Laut di Sejumlah Daerah

Regional
Amnesty: Isu HAM Hanya Jadi Kepentingan Elektoral Kedua Pasangan Capres-Cawapres

Amnesty: Isu HAM Hanya Jadi Kepentingan Elektoral Kedua Pasangan Capres-Cawapres

Nasional
BMKG: Waspadai Hujan Disertai Angin Kencang dan Kilat di Jaksel, Jakbar, dan Jaktim

BMKG: Waspadai Hujan Disertai Angin Kencang dan Kilat di Jaksel, Jakbar, dan Jaktim

Megapolitan
Tokoh Masyarakat Jabar: Galian C Ilegal Akibat Lemahnya Wibawa Pemerintah

Tokoh Masyarakat Jabar: Galian C Ilegal Akibat Lemahnya Wibawa Pemerintah

Regional
Paparan Visi Misi Jokowi dan Prabowo soal Terorisme Dinilai Kurang Elaboratif

Paparan Visi Misi Jokowi dan Prabowo soal Terorisme Dinilai Kurang Elaboratif

Nasional

Close Ads X