Kompas.com - 22/04/2013, 15:45 WIB
|
EditorAgus Mulyadi

PALANGKARAYA, KOMPAS.com — Pemerintah pusat sebaiknya mendelegasikan kepada pemerintah daerah, untuk memperbanyak lembar ujian nasional (UN). Jika proses mencetak dilakukan di daerah-daerah, kisruh distribusi lembar UN seperti saat ini diharapkan dapat diminimalkan.

Guru Besar Program Magister Pendidikan Luar Sekolah (PLS) Pascasarjana Universitas Palangkaraya, Norsanie Darlan, di Palangkaraya, Senin (22/4/2013), mengatakan, lembar UN saat ini dicetak di kota-kota besar di Jawa. Padahal, lembar itu harus didistribusikan ke daerah-daerah.

Termasuk di antaranya adalah daerah-daerah yang jauh seperti Kalimantan Tengah. Bagaimana caranya mengirimkan lembar tanpa hambatan? "Pencetakan soal jangan dimonopoli perusahaan-perusahaan di Jawa," tuturnya.

Norsanie menambahkan, daya jangkau sarana transportasi pengangkut soal yakni pesawat Hercules memang mampu mencapai wilayah yang jauh, tetapi belum tentu sesuai dengan ukuran bandar udara tujuan. Pesawat Hercules tentu tak bisa mendarat di kabupaten-kabupaten yang terpencil.

"Di provinsi tertentu, saya mendengar persoalan distribusi menyebabkan ada sekolah yang mengadakan UN pada pukul 14.00. Konsentrasi peserta UN dikhawatirkan berkurang," katanya.

Para pelajar belum tentu membawa bekal atau uang untuk makan siang. Pihak sekolah juga tak menyediakan makanan. Menurut Norsanie, pencegahan kendala distribusi juga bisa dilakukan jika ujian diadakan pemerintah provinsi atau pihak sekolah. Lagi pula, saat ini berlaku sistem desentralisasi.

 



25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
Close Ads X