Kompas.com - 23/04/2013, 11:05 WIB
|
EditorGlori K. Wadrianto

POLEWALI MANDAR, KOMPAS.com — Terbaring lemas di puskesmas karena menderita gangguan usus dan penyakit maag akut tak menghalangi seorang siswi di Polewali Mandar, Sulawesi Barat, untuk tetap mengikuti ujian nasional tingkat SMP, Selasa (23/4/2013).

Tak ada meja belajar di bangsal tempatnya dirawat. Hanya menggunakan bantal, Nurfaidah mengalasi lembar jawaban dan naskah soal ujian nasional (UN) yang dikerjakannya. Ia melawan rasa sakit sambil berusaha menjawab semua soal.

Siswi MTS Assadiyah Wonomulyo ini dikabarkan mendesak orangtua dan gurunya agar ia bisa tetap mengikuti UN meski masih sakit. Selang infus yang masih terpasang di badannya tak menjadi penghalang bagi putri keempat Haris dan Rina ini.

Haris, yang mendampingi anaknya di rumah sakit, terus memberi semangat. "Saya bersyukur panitia bisa membolehkan anak saya ikut ujian meski kondisinya sedang sakit. Saya berharap Nurfaidah bisa menjawab semua soal ujian dan lulus dengan baik," ujar Haris.

Ilham, yang bertugas mengawasi jalannya ujian itu, mengaku bahwa panitia ujian akhirnya mengabulkan keinginan Nurfaidah mengikuti UN setelah berkonsultasi dengan pihak keluarga, dan dokter puskesmas yang menangani Nurfaidah.

Sementara itu, pelaksanan UN tingkat SMP di Polewali Mandar untuk mata pelajaran Bahasa Inggris berjalan lancar. Semua sekolah bisa menggelar ujian serentak dan tak kekurangan soal ujian seperti di hari pertama. 



25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
Close Ads X