Kompas.com - 01/05/2013, 14:20 WIB
Penulis Riana Afifah
|
EditorCaroline Damanik

JAKARTA, KOMPAS.com — Persatuan Guru Republik Indonesia menolak penggunaan hasil ujian nasional di tingkat SMA sebagai tiket masuk perguruan tinggi negeri melalui Seleksi Nasional Masuk Perguruan Tinggi Negeri (SNMPTN) 2013. Ketua Umum PGRI Sulistiyo mengatakan, sikap ini diambil menyusul temuan kekacauan UN di lapangan.

"Kami menolak hasil UN dipakai tiket masuk PTN. Ini juga berkaitan dengan banyaknya temuan pada UN 2013 oleh PGRI," ujar Sulistiyo seusai bertemu dengan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Mohammad Nuh di Kementerian Pendidikan  dan Kebudayaan, Jakarta, Selasa (30/4/2013).

Tanpa menjelaskan lebih detail tentang temuan PGRI, Sulistiyo menyampaikan bahwa Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan juga menunjukkan sikap tidak percaya kepada sekolah, guru dan siswa peserta UN dengan menerapkan kebijakan 20 variasi soal UN.

"Ini memprihatinkan, tetapi ini wujud tidak percaya kepada guru, kepala sekolah, dan anak didik. Semakin diberi kepercayaan, sebenarnya akan semakin baik," katanya.

PGRI juga mendesak agar Kemdikbud segera mengumumkan hasil audit dan investigasi yang dilakukan oleh Inspektorat Jenderal Kemdikbud kepada masyarakat. Sulistiyo mengatakan bahwa hasil investigasi perlu diumumkan agar tidak ada tudingan dan tuduhan pada pihak Kemdikbud lagi apabila memang terbukti tidak bersalah.

"Kami mendorong pemerintah untuk segera mengumumkan hasil audit. Jangan membuat masyarakat berprasangka," katanya.

 

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Baca tentang


    Video Pilihan

    26th

    Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

    Syarat & Ketentuan
    Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
    Laporkan Komentar
    Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
    komentar di artikel lainnya
    Close Ads
    Lengkapi Profil
    Lengkapi Profil

    Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.