Kompas.com - 06/05/2013, 12:35 WIB
EditorCaroline Damanik

BANDA ACEH, KOMPAS.com — Ujian Nasional untuk jenjang sekolah dasar yang digelar serentak hari ini, Senin (6/5/2013), juga diikuti oleh para siswa SD di daerah yang pernah dilanda tsunami. Salah satunya, di SDN Lampageue, Kecamatan Peukan, Bada, Kabupaten Aceh Besar. Hanya dua siswa yang mengikuti UN di sekolah ini.

Kepala Sekolah SDN Lampageue Asmara menjelaskan bahwa sejak sekolah ini dibangun pascatsunami Aceh, 26 Desember 2004, tak banyak anak yang kembali bersekolah di tempat ini.

"Bukan tidak ada yang ikut, tapi murid kelas VI di sekolah kami memang hanya dua orang dari total murid SDN Lampageue sebanyak 32 jiwa," katanya di sela penyelenggaraan UN.

Asmara mengatakan, gedung sekolah bantuan Jerman itu berkonstruksi beton dan tergolong mewah. Namun, tetap saja setiap tahun krisis murid. Memang, lanjutnya, sejak beroperasinya SDN Lampageue pada tahun 2009, para orangtua di sekitar kawasan tersebut enggan menyekolahkan anaknya karena belum hilangnya trauma tsunami yang menerjang kawasan itu.

"Di kawasan ini ada anak usia sekolah tingkat SD, tetapi mereka rata-rata bersekolah di daerah kota karena orang tuanya bermata pencarian di kota. Para orangtua takut anaknya sekolah di gedung yang berdekatan dengan pantai pascatsunami lalu," tambahnya.

Walau demikian, Asmara sendiri berencana akan membuka taman kanak-kanak di dekat SD pada tahun depan.

Sementara itu, Sekretaris UN 2012/2013 Zulkarnaini menjelaskan, pelaksanaan UN yang diikuti sebanyak 100.021 murid tingkat SD, MI, SDLB, serta paket A dan ULA yang tersebar di 23 kabupaten dan kota di Provinsi Aceh dilaporkan berjalan lancar.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

"Sejauh ini tidak ada laporan yang kami terima dari daerah menyebutkan hambatan pelaksanaan UN, terutama menyangkut dengan distribusi soal, semuanya berjalan lancar," katanya menjelaskan.

Distribusi soal ujian yang dipantau hingga Minggu (5/5/2013) sudah sampai ke sekolah-sekolah penyelenggara UN, termasuk ke sekolah daerah terpencil di provinsi ujung paling barat Indonesia itu. Sekolah terjauh, misalnya, di daerah kepulauan di Aceh juga telah melaporkan menerima soal ujian tingkat SD/sederajat tersebut. Total peserta UN 2012/2013 masing-masing paket A sebanyak 399 orang, ULA tercatat 248 murid, SD sebanyak 80.974 jiwa, MI tercatat 18.280 orang, dan SDLB 120 jiwa.

Baca tentang


    26th

    Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

    Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

    Syarat & Ketentuan
    Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
    Laporkan Komentar
    Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
    komentar di artikel lainnya
    Close Ads X
    Lengkapi Profil
    Lengkapi Profil

    Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.